Beranda Daerah Lampung Lampung Barat

Harga Bawang Melonjak, Diskoperindag Lambar Surati Bulog

58
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lampung Barat, Sri Hartati. Foto: Iwan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) kabupaten Lampung Barat (Lambar) menyurati perusahaan umum milik negara yang bergerak di bidang logistik pangan atau yang lebih di kenal dengan nama Bulog.

Surat yang ditujukan Diskoperindag Lambar ini mengenai adanya kenaikan harga bawang putih dan bawang merah di kabupaten bumi Beguai Jejama Sai Betik yang kenaikannya hingga mencapai 100 persen dari harga biasanya.

“Hari ini kita membuat surat yang akan kita tujukan dengan Bulog untuk dilakukan Operasi Pasar (OP). Rencananya jika di ACC (disetujui_red) kita mau OP di empat kecamatan yaitu Balik bukit, Sukau, Lumbok seminung, dan Batu brak dengan jadwal empat hari mulai dari tanggal 29 April hingga 03 Mei mendatang,” kata Kabid Pasar pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat, Sri Hartati, Selasa (23/04/2019).

Sri mengaku, saat ini harga bawang merah mencapai angka Rp50-60 ribu perkilo dari harga sebelumnya yang berkisar di angka Rp25-30 ribu. Sedangkan untuk bawang putih dari harga biasanya Rp20-25 ribu kini menjadi Rp45-50ribu perkilonya.

“Sebetulnya ini tidak hanya terjadi di Lambar saja, melainkan hampir di semua wilayah, karena kita sudah koordinasi dengan Provinsi dan kabupaten lain harganya tidak jauh berbeda. Hal ini terjadi karena gagal panen di Brebes sana, sedangkan Lampung tidak ada bawang, apalagi untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelas Sri. (Iwan)

Facebook Comments