Korsleting Listrik, Dua Rumah di Pekon Balak Hangus
Kupastuntas.co, Tanggamus - Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah milik Bunyamin (60) dan Azroni (44), di Pekon Balak Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun kedua korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp600 juta dan kehilangan surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, ijazah dan lain-lain.
Sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik yang berada di rumah milik Bunyamin.
Adapun barang terbakar meliputi peralatan rumah tangga, baju baju, lemari, elektronik maupun surat surat berharga seperti sertifikat rumah ataupun ijazah.
Informasi yang berhasil dihimpun Kupastuntas.co, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui salah seorang pemilik rumah, Azroni (44), di mana saat kejadian ia dan keluarga sedang tertidur. Azroni kemudian terbangun saat mendengar suara ledakan yang belum diketahui dari arah mana.
Merasa curiga Azroni mencari sumber suara tersebut ke dapur dan samping kanan rumah, tetapi dia tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan. Karena penasaran, ia memeriksa samping kiri rumahnya.
Dan alangkah kagetnya dia saat melihat atap rumah milik Bunyamin tetangga sebelah rumahnya sudah terbakar dengan hebatnya. Merasa ketakutan Azroni berteriak minta tolong. Sesaat kemudian warga berdatangan sambil memberikan bantuan memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tetapi usaha memadamkan api tidak membuahkan hasil. Api semakin membesar dan menyambar rumah Aszoni. Dalam sekejap api semakin membesar dan melalap rumah panggung terbuat dari kayu milik Azroni.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB, setelah petugas kebakaran dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran (blanwir), dibantu warga berjibaku memadamkan api.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Amin Rusbahadi membenarkan dua unit rumah warga di Pekon Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamua, terbakar. Dia menegaskan, berdasarkan pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, kebakaran rumah Bunyamin dan Asroni yang terjadi diduga akibat korsleting listrik.
"Dugaan sementara, api muncul dari korsleting listrik dari rumah korban Bunyamin," tegasnya.
Dikatannya, atas peristiwa tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan guna penanganan lanjutan. "Atas peristiwa tersebut sudah kami koordinasikan dengan Dinsos, BPBD, Camat, Koramil dan Kepala Pekon guna penanganan lanjutnya," ujar Amin. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Air Mata Haru Iringi Pelepasan 249 Jemaah Haji Tanggamus ke Tanah Suci
Kamis, 07 Mei 2026 -
Angka Putus Sekolah di Tanggamus Tembus 2.256 Siswa
Kamis, 07 Mei 2026 -
Rekrutmen Magang ke Jepang Dibuka di Tanggamus, Pendaftar Tembus 150 Orang
Kamis, 07 Mei 2026 -
PN Kota Agung Batalkan Status Tersangka Dua Warga, IKADIN Lampung Apresiasi Perjuangan Advokat LBH Tanggamus
Rabu, 06 Mei 2026








