Oknum Pegawai Lapas Way Kanan Diduga Cambuk Seorang Tahanan Dengan Selang Kompresor
Salah satu luka di punggung tahanan Lidoni yang diduga di cambuk oleh Seorang oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Way Kanan.Foto:Sandi
Way Kanan - Seorang oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Way Kanan berinisal If diduga telah melakukan penganiaya terhadap warga binaan yang mengakibatkan luka memar dibagian punggung dan tangan warga binaannya.
Prilaku kejam If yang telah menganiaya warga binaan dengan cara dicambuk atau pecut dengan selang kompresor dibagian tangan dan punggung warga binaan yang bernama Lidoni, Jumat (14/2/2020)
Selain itu If sebelumnya juga telah melakukan kekejaman terhadap tahanan Lidoni dengan menyundutkan rokok dibagian tubuhnya.
Keluarga tahanan Lidoni melalui kakaknya Johan, yang merupakan warga Kampung Banjar Agung, Kecamatan Baradatu itu memprotes keras tindakan kejam oknum petugas Lapas Kelas II B Way Kanan tersebut.
"Sungguh biadap prilaku oknum pegawai lapas yang mengakibatkan badan adek kami memar dan luka. Kejadian penganiayaan itu terjadi Rabu tanggal 12 kemarin, dimana kami keluarga berencana akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,"kata Johan saat dikonfirmasi oleh media.
Sementara itu, Ibunda Lidoni sampai saat ini belum dapat menerima perilaku oknum pegawai Lapas yang telah menyiksa anaknya dengan kejam. Bahkan sepulang dari membesuk dan melihat kondisi anaknya Ibunda Lidoni mengalami sakit.
Sementara itu, saat kupastuntas.co mencoba menghubungi Kepala Lapas Way Kanan, Syarpani, melalui pesan WhatsApp dan telpon, namun tidak direspon. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan. (*)
Berita Lainnya
-
Bantu 8 Tahanan Polres Way Kanan Kabur, Polisi Amankan Penjaga Kantin
Senin, 23 Februari 2026 -
Kapolres Way Kanan Benarkan Tahanan Kabur: Kini Sedang Dikejar di Kebun
Minggu, 22 Februari 2026 -
Ruang Tahanan Dibobol, Delapan Tahanan Polres Way Kanan Dikabarkan Kabur
Minggu, 22 Februari 2026 -
ODGJ Tewas Usai Duel dengan Warga di Way Kanan
Sabtu, 31 Januari 2026









