• Jumat, 29 Mei 2020

Bumdes 'Rumah Pajang' Mesuji Kini Tinggal Kenangan

Minggu, 01 Maret 2020 - 12.27 WIB - 116

Penampakan "Rumah Pajang" di jalan poros KTM Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesujitimur, pada Minggu (1/3/2020). Foto: Doc/Kupastuntas.co

Mesuji - Usai diresmikan Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada 26 Maret 2019 lalu, Bumdes 'Rumah Pajang' di Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesuji Timur itu kini tidak lagi beroperasi (tutup), Minggu (01/03/2020).

Tidak diketahui apa penyebab pusat oleh-oleh, kebutuhan pokok, dan produk unggulan pedesaan Kabupaten Mesuji ini beberapa pekan terakhir tutup.

Masyarakat sekitar menyebutkan, bahwa unit usaha milik Bumdes Bersama (10 Desa Kecamatan Mesuji Timur) itu akhir-akhir ini sepi pembeli. "Tutup sudah beberapa Minggu ini, mungkin karena sepi pembeli," terang Warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Menurut dia, pengelolaan Rumah Pajang tidak mungkin akan mengalami bangkrut. Sebab, disaksikan dirinya penjualan toko tersebut cukup signifikan. "Rumah Pajang tinggal kenangan," ingatnya.

Dihubungi melalui via telepon, Ketua Bumdesma Mesuji Timur, Agus mengaku, Rumah Pajang tidak beroperasi dikarenakan sang kasir sedang sakit. Ia menyangkal isu Rumah Pajang bangkrut. "Desember kemarin sudah diaudit Inspektorat, hasilnya Rumah Pajang aman. Jadi, kasirnya masih sakit bukan bankrut. Kalau Minggu ya saya ke ladang," kata Agus.

Agus menerangkan bahwa hasil dari pengelolaan Rumah Pajang dalam setahun terakhir hanya cukup untuk memberi gaji kasir. "Nunggu Kasirnya sembuh, baru rumah pajang beroperasi lagi," keluhnya. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya