• Kamis, 09 Juli 2020

Dua Tenaga Kesehatan di Pesawaran Positif Corona

Senin, 25 Mei 2020 - 21.52 WIB
329

Foto: ist

Kupastuntas.co, Pesawaran - Setelah melakukan Rapid Test terhadap 114 tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Pesawaran, dua tenaga kesehatan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan swab.

"Pelaksanaan Rapid Test di salah satu Puskesmas di Kecamatan Gedongtataan dilakukan pada tanggal 13 Mei 2020 lalu terhadap 114 tenaga kesehatan dan didapatkan 11 orang yang reaktif," jelas juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dr. Aila Karyus, Senin (25/5/2020).

"Setelah dilakukan tracking terhadap yang reaktif didapatkan penambahan 9 orang reaktif, yang merupakan anggota keluarga, sehingga total hasil Rapid tTest yang reaktif berjumlah 20 orang, karena semua kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala, mereka berstatus OTG," tambahnya.

Selanjutnya, kata dia, dilakukan pengambilan swab terhadap semua orang yang reaktif dan telah dilakukan isolasi mandiri.

"Pada hari Minggu (24/5/2020), Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hasil swab ke 1 terhadap 8 orang, 2 orang dinyatakan positif Covid-19, berinisial TKH (58) Nakes dan EL (45) Nakes, sedangkan hasil swab yang lainnya belum keluar, pasien selama ini kondisi fisik baik dan tidak bergejala, tidak punya riwayat perjalanan sebelumnya dari daerah terjangkit," ungkapnya.

Aila mengimbau, kepada seluruh tenaga kesehatan baik di Puskesmas, RS, klinik swasta, praktek dokter, praktek bidan, praktek perawat agar selalu menjalankan protokol kesehatan pada waktu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena bila banyak tenaga kesehatan yang terpapar virus ini dan harus isolasi 14 hari, siapa lagi yang akan melayani kesehatan masyarakat.

"Kepada masyarakat kami juga mengimbau agar jujur dalam memberi keterangan kepada petugas kesehatan pada waktu pemeriksaan kesehatan. Pakailah masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, tetap di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (*)