• Selasa, 07 Juli 2020

Perkara Fee Proyek Lampura, Agung Disebut Sering Minta Uang dan Gonta-ganti Mobil

Kamis, 28 Mei 2020 - 19.19 WIB
426

Dua saksi meringankan Agung Ilmu Mangkunegara saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis (28/5/2020). Foto: Oscar/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rini Hayati, satu dari dua saksi a De Charge (meringankan) yang dihadirkan kuasa hukum Agung Ilmu Mangkunegara (Bupati Lampura Nonaktif), Sopian Sitepu, menyebutkan bahwa Agung sering meminta uang kepada orang tuanya dalam hal ini ibunya, Maria Marry.

Hal itu disampaikan Rini, saat menjawab pertanyaan dari Sopian Sitepu, dalam sidang lanjutan kasus suap fee proyek Lampura yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis (28/5/2020).

"Apakah anda tahu jika Pak Agung sering meminta uang ke bu Maria," tanya Sopian.

"Tahu, sering Rp100 juta, kadang Rp200 juta, banyak, itu diambil dari keuntungan usaha. Bahkan Rp500 juta di tahun 2017," beber Rini.

Rini menegaskan jika keluarganya Agung memiliki banyak unit usaha yang dikelola secara pribadi.

"Usaha macem-macem, ada gedung, cucian mobil, kontrakan, kosan," jelas Rini.

Dikatakan Rini bahwa adanya permintaan uang tersebut lantaran Agung melekat terus dengan ibundanya.

"Jadi uang dari hasil usaha itu diserahkan ke anak-anaknya, hanya memang tak terbatas ke Agung karena anak kesayangan," ujarnya.

Rini mengungkapkan, dirinya bekerja di keluarganya Agung sejak tahun 1999. Di mana pada saat itu, ia menjadi sekretaris pribadinya Maria yang merupakan istri Tamanuri (Saat menjabat Bupati Way Kanan yang saat ini merupakan Anggota DPR RI).

"Sejak 1999 saya sudah menjadi sekertaris ibu (Maria Marry), kebetulan beliau sebagai istri Bupati Way Kanan, maka ibu jadi penggerak PKK, saya jadi sekertarisnya," kata Rini.

Menurut Rini yang sampai saat ini masih melekat dengan keluarga Agung, bahwa Agung adalah anak kesayangan orang tuanya. 

"Sebagai anak kesayangan dan saya ingat betul Pak Agung pengen moge (motor gede), tapi nggak dikasih oleh maminya, malah dibeliin mobil karena lebih aman, jadi hobinya akhirnya gonta-ganti mobil," terang Rini. (*)