• Kamis, 09 Juli 2020

Dinkes Bandar Lampung Sebut Sebanyak 3.500 Orang Telah di Rapid Test

Selasa, 02 Juni 2020 - 21.01 WIB
34

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli, Doc/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli mengatakan, sebanyak 3.500 orang telah dilakukan rapid test.

"Dari 3.500 orang yang kita rapid test, yang hasilnya reaktif ada 53 orang dan yang dinyatakan positif hanya 7 orang. Itu kebanyakan warga yang di rapid test. Sedangkan tenaga medis ada tapi sedikit. Ya sekitar 5 persennya," kata Edwin, Selasa (2/6/2020),

Selain itu, hingga saat ini sebanyak 5.000 alat rapid test yang pihaknya pesan kini telah sampai semua dan telah didistribusikan ke rumah sakit dan puskesmas.

"Alat rapid test sudah sampai semua, 5.000 itu sudah total. Terakhir kemarin sampainya 1.250 unit," ujar Edwin.

Menurutnya, sampai saat ini dari rapid test itu ada laporan yang reaktif. Namun alhamdulillah setelah dilakukan swab ternyata dia negatif. Sedangkan alat rapid test yang dibagikan ke rumah sakit dan puskesmas belum semuanya terpakai.

"Hari ini aja kita bagi ke 30 puskesmas dan setiap puskesmas mendapatkan 50 alat rapid test. Kebanyakan yang kita rapid itu orang-orang tracing dari orang yang telah dinyatakan positif," paparnya.

Edwin melanjutkan, semua wilayah sudah di rapid, tapi tidak semuanya sama rata, tergantung sebaran dari daerah tersebut banyak tidaknya orang yang beresiko tinggi terhadap Covid-19.

"Kita juga saat ini sedang mengusulkan alat rapid test lagi ke provinsi, siapa tahu provinsi mau membagi rapid test yang dari pusat," tandasnya.

Sementara itu, Walikota Bandar Lampung, Herman HN mengatakan, kegiatan rapid test ini akan terus dilakukan selama masih ada Covid-19.

"Rapid test ini terus lanjut karena saya udah pesan 5.000, maka ODP kita naik dari tadinya tiga orang sekarang jadi 10 orang karena hasil dari rapid test itu," kata Herman HN. (*)