• Selasa, 04 Agustus 2020

Kades Menduga Ada Manuver Politik Terkait Masyarakat Datangi Kantor Bupati Lampura

Jumat, 19 Juni 2020 - 10.17 WIB
255

Kepala Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah, Lampung Utara, Fahrul Rozi ketika dikonfirmasi, Jumat (19/6/2020). Sarnubi/Kupastuntas.co

Lampung Utara - Menanggapi aspirasi masyarakat yang telah mendatangi Kantor Bupati Lampung Utara untuk menyampaikan aspirasinya Kepala Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah menyatakan langkah tokoh-tokoh itu kurang elegan.

Sebagaimana disampaikan, Fahrul Rozi selaku Kepala Desa Gunung Besar ketika dikonfirmasi terkiat aspirasi masyarakatnya yang menyatakan dugaan atas kurang terbukanya jajaran Pemerintah Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah dalam melaksanakan roda pemerintahan desa setempat.

Video : BLT Tidak Tepat Sasaran


"Semua saya siap pertanggungjawabkan, karena semua adalah tanggungjawab saya selaku kepala desa, tapi seharusnya yang lebih elegan untuk menyampaikan aspirasi itu adalah BPD selaku badan permusyawarah desa, tapi ini kan enggak," kata Fahrul Rozi, Jumat (19/6/2020). 

Dia menyatakan, mengenai apa yang disampaikan oleh beberapa orang masyarakat ke Pemda Lampung Utara Kamis (18/6/2020) kemarin tersebut sebelumnya telah dibahas melalui musyawarah. Bahkan menurutnya mengenai alokasi anggaran yang direalisasikan di desa setempat juga telah berjalan melalui musyawarah baik ditingkat dusun dan desa baru dibahas ditingkat musyawarah di kecamatan.

"Tapi saya membuka peluang untuk putra-putra terbaik Desa Gunung Besar untuk mengabdikan dirinya untuk kemajuan Desa Gunung Besar ini. Kemungkinan semua ini karena tahun depan (2021) Desa Gunung Besar akan ada pemilihan kepala desa, dan saya sampaikan, mereka yang kesana itu calon semua," papar Fahrul Rozi, seraya menambahkan bahwa gerakan yang mengatas namakan dirinya perwakilan masyarakat itu ada manuver politik untuk Pilkades mendatang.

"Untuk jelasnya bisa dikonfirmasikan dengan pak Joko selaku BPD Gunung Besar. Karena semua persoalan sudah kita bahas terlebih dulu. Termasuk mengenai permasalahan penangan Covid-19 yang dilaksanakan oleh desa," ungkapnya. (*)

Editor : B.Luky