• Sabtu, 08 Agustus 2020

Sebanyak 66 Petugas PPS di Metro Telah Lakukan Rapid Test

Minggu, 28 Juni 2020 - 13.44 WIB
13

Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama. Foto: Ist.

Metro - Menindaklanjuti instruksi KPU RI untuk melaksanakan Rapid Test kepada petugas penyelenggara KPU, sebanyak 66 orang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Metro telah melakukan rapid tes di Puskesmas Kota setempat.

"Untuk rapid tes petugas KPU telah dilakukan kemarin. Sebanyak 66 petugas PPS telah dilakukan test. Dan hasilnya masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan Metro, " ujar Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama melalui sambungan telepon, Minggu (28/6).

Ia mengatakan, bahwa secara bertahap akan melakukan rapid test kepada petugas penyelenggara pemilu. Mengingat sebagai penyelenggara tugasnya senantiasa berinteraksi dengan banyak orang, sehingga perlu dipastikan kesehatannya dan harus terbebas dari virus Corona.

"Kita tidak bisa melakukan rapid test seluruhnya. Kita lakukan secara bertahap karena menyakut dengan anggaran. Namun kita akan pikirkan itu. Rencanya, kita pada hari Senin besok akan melakukan kordinasi dengan Pemkot Metro, "ucapnya.

Ia mengaku untuk biaya rapid Test hingga saat ini belum ada kordinasi lanjutan dengan Pemkot. "Ya mudah- mudahan untuk biaya harapan kami Pemkot dapat membiayainya karena KPU sendiri tidak memiliki anggaran untuk biaya rapid Test, "kata dia.

Ia menambahkan, untuk melakukan verifikasi faktual, sebelumnya petugas harus telah dilakukan rapid test. "Verifikasi faktual telah mulai dilakukan secara serempak bagi penyelenggara pemilu 2020. Dan untuk Metro telah mulai dilakukan pada tanggal 27 Juni kemarin. Sudah berjalan dua hari ini, " tandasnya.

Sebelumnya, dia mengaku untuk biaya rapid tes seluruh penyelenggara pemilu dibutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 800 juta. Sementara, KPU Metro tidak memiliki anggaran untuk hal tersebut. "Kita telah mengusulkan untuk anggaran rapit test untuk KPU namun hingga saat ini belum ada tanda- tanda untuk program tersebut. Namun tetap akan kita laksanakan, "ucapnya.

Dikatakan dia, untuk mencegah penyebaran virus Corona, setiap kegiatan KPU sangat memperhatikan protokol kesehatan. Yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan mengukur suhu badan. " Kami bekerja bertemu banyak orang. Terlebih, waktu dekat ini akan dilakukan pencocokan data dan dilakukan door to door. Jadi kesehatan petugas menjadi prioritas utama, " tandasnya. (*)