• Selasa, 04 Agustus 2020

Kadispar Mesuji: Pembukaan Taman Kehati Tunggu Instruksi Pusat

Senin, 29 Juni 2020 - 10.36 WIB
60

Kepala Dinas Pariwisata Mesuji, Ronal Nasution. Foto: Situmorang/Kupastuntas.co

Mesuji - Dinas Pariwisata Kabupaten Mesuji berencana untuk membuka kembali sektor pariwisata yaitu hiburan taman keanekaragaman hayati (kehati) pasca penerapan new normal di Kabupaten Mesuji.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Mesuji, Ronal Nasution mengatakan, pihaknya sedang menunggu instruksi lebih lanjut dari tim gugus tugas covid 19 dari Kabupaten, Provinsi maupun Pusat.

"Jika memang harus dibuka, pihak pengelola taman kehati akan memperketat dalam penerapan protokol kesehatan,"kata Ronald Nasution, Senin (29/06/20)

Sebelumnya, kata Ronald, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung untuk membahas lebih lanjut langkah-langkah penerapan new normal di sektor pariwisata.

"Kami sebelumnya telah mengadakan rapat koordinasi (Rakor) di Pemprov Lampung dengan Kadispora Provinsi dan Kabupaten/kota se-Lampung dalam rangka persiapan pembukaan obyek wisata. Yang jelas kita sedang menunggu perkembangan untuk membuka kembali sektor pariwisata di Mesuji,"paparnya

Seperti diberitakan sebelumnya, objek wisata Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kabupaten Mesuji belum dipastikan kapan akan kembali dibuka untuk umum.

Baca Juga: Pembukaan Taman Kehati Mesuji Tunggu Instruksi Tim Gugus Tugas

Kepala UPTD Taman Kehati Mesuji, Rama Dewantara, menuturkan, objek wisata andalan warga Mesuji ini sementara masih tutup. 

Tetapi pengelola maupun pekerja hingga saat ini telah mempersiapkan untuk membuka kembali taman wisata ini ditengah persiapan new normal dengan memakai protokol kesehatan dan pembatasan pengunjung. 

Namun, dibuka atau tidaknya taman hiburan rakyat ini masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Tim Gugus Tugas dan Pemkab Mesuji.

“Masih menunggu intruksi dari tim gugus tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Mesuji. Kapan dibuka kembali, belum tahu. Yang jelas, kami sudah melapor ke pimpinan,” kata Rama

Meskipun Taman Kehati tutup, kata Rama, pihaknya terus melakukan pemeliharaan maupun perawatan sarana dan prasarana Taman Kehati ini. 

"Taman ini memiliki luas lahan 10 hektar. Diantaranya waterpark, wahana air, taman burung, buaya, rusa, burung unta, kuda, serta kebun tanaman dan pusat kuliner,"tandasnya. (*)