Covid-19 di Lampura Tambah 9 Kasus, dr Dian: Kita Cek Sekolah yang Gelar KBM Tatap Muka

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Lampung Utara, dr. Dian Mauli, M.H. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali bertambah 9 orang. Sehingga total akumulasi positif Covid-19 di Lampung Utara menjadi 1.073 kasus. Dimana 25 orang dinyatakan meninggal dunia, Rabu (10/03/2021).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Lampung Utara, dr. Dian Mauli, M.H mengatakan, penambahan hari ini 9 kasus, dimana 6 diantaranya baru dan 3 kasus berdasarkan tracing.
Ketika ditanya apakah dengan penambahan kasus hari ini status Kabupaten Lampung Utara zona merah, Kabid P2P menjelaskan bahwa dari update terbaru masih dalam zona oranye.
"Kita masih zona oranye, namun penambahan kasus ini terus kita pantau dan hasilnya kami berikan masukan ke Satgasus Lampura terkait dengan diberlakukannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka," lanjut Dian
Adapun 9 kasus baru di Lampura hari ini adalah :
- ASF (14) laki-laki, warga Kelurahan Pungguk Lama Kecamatan Abung Timur.
- EM (17) perempuan, warga Pungguk Lama.
- MR (20) laki-laki, warga Kotabumi Pasar.
- AR (49) laki-laki, warga Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan.
- M (22) perempuan, warga Bukit Kemuning.
- AR (15) laki-laki, warga Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja.
- Al (54) perempuan, warga Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan.
- AG (25) laki-laki, warga Tanjung Iman.
- RS (84) warga Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan.
Dian juga menyebutkan, dalam waktu dekat Dinkes Lampura akan melakukan pemeriksaan terhadap salah satu pihak sekolah yang telah dilakukan KBM tatap muka. Apabila ditemukan kasus positif Covid-19, maka akan menjadi kajian ulang untuk belajar tatap muka.
"Dari kajian di lapangan tersebut, kami juga berikan pengarahan pada Satgasus Covid-19 Kabupaten untuk menjadi kajian KBM tatap muka," tutup Dian. (*)
Video KUPAS TV : RIBUAN WARGA LANJUT USIA DI LAMPUNG MULAI DISUNTIK VAKSIN COVID-19
Berita Lainnya
-
Pabrik Singkong di Lampung Utara Diduga Bayar Gaji Karyawan di Bawah UMP dan Tak Daftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Senin, 25 Agustus 2025 -
Cekcok Rumah Tangga, Suami di Lampung Utara Bunuh Istri di Kebun Singkong
Jumat, 22 Agustus 2025 -
Keluhan Petani Singkong di Lampung Utara: Hanya Dapat Rp 850 per Kg Hingga Risiko Ditolak Perusahaan
Kamis, 21 Agustus 2025 -
Jalan Rusak Parah dan Jembatan Jebol, Warga Tanjung Harapan Desak Pemkab Lampura Bertindak
Jumat, 15 Agustus 2025