Polisi Sebut Bakal ada Pelaku Baru Terkait Tewasnya Ketua Ormas di Bandar Lampung
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra saat diwawancarai. Foto : Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra menyebutkan akan ada pelaku baru terkait tewasnya Ketua organisasi Laskar Merah Putih (LMP) Sukabumi, Hapitu Rahman (40) yang dibunuh di Jalan Ir Sutami, Way Laga, Sukabumi, Bandar Lampung pada Minggu (3/7/2022) 16.30 WIB.
"Kemungkinan ada, kita akan melakukan pengembangan penyelidikan dan hasilnya akan kita sampaikan nanti," katanya Senin (4/7/2022).
Baca juga : Ketua Ormas di Bandar Lampung Ditemukan Tewas, Terduga Pelaku Serahkan Diri
Dennis menjelaskan pihaknya telah mengamankan salah satu terduga pelaku berinisial A (30) warga Bandar Lampung yang merupakan sebagai pelaku utama.
"Dari pemeriksaan awal, terduga pelaku mengaku memukul korban dari belakang dengan benda sajam sehingga korban mengalami luka di kepala bagian belakang, dada berupa luka sabetan sajam," ujarnya.
Kini terduga pelaku sudah ditahan di Mapolresta Bandar Lampung guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. "Barang bukti yang diamankan dari terduga pelaku berupa celurit dan parang," jelasnya.
Ditanya terkait motif terduga pelaku, Dennis menuturkan masih melakukan pengembangan dan pendalaman.
"Kita masih menggali informasi dari terduga pelaku yang diamankan, sementara berdasarkan hasil penyidikan, korban dan pelaku ada ketersinggungan pada saat acara hajatan," jelasnya.
Disinggung apakah pelaku merupakan terduga dari organisasi masyarakat (Ormas) lain yang menyerang korban, Dennis menjelaskan terduga pelaku merupakan perseorangan dan bukan anggota ormas. "Pelaku perorangan, tidak ada (anggota ormas)," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Dosen Teknik Sipil Teknokrat Dipercaya Jadi Pengawas Independen Pengelolaan SDA untuk PLTA Batutegi Berkelanjutan
Selasa, 07 April 2026 -
Perkuat Kemitraan Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung dan Sudin Revitalisasi Shelter Ojol di Enggal
Selasa, 07 April 2026 -
Kasus PSMI Disorot, DPRD Lampung Minta Kejati Lindungi Nasib Petani
Selasa, 07 April 2026 -
Kasus DBD di Bandar Lampung Capai 33 Kasus, Dinkes Imbau Warga Waspada
Selasa, 07 April 2026








