Pertamina Terjunkan 15 Armada Kapal dan Helicopter Guna Pantau Penyebaran Ceceran Limbah
PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES)
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) telah berkoordinasi dengan SKK Migas, Kementerian LHK, Kementerian ESDM hingga pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur.
Hal tersebut usai tercemarnya sejumlah bibir pantai yang ada di Kecamatan Labuhan Maringgai dengan limbah hitam pekat yang menyerupai oli sejak beberapa hari terakhir.
Dalam keterangan tertulisnya, Head of Communication, Relations dan CID Zona 6 PT. Pertamina Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES), Indra Darmawan, mengungkapkan jika secara cepat pihaknya telah menangani sumber ceceran minyak tersebut.
Baca juga : Limbah Hitam Cemari Laut Lamtim Akibat Kebocoran Pipa Bawah Laut Milik Pertamina
PHE OSES menerjunkan 15 armada kapal dan helicopter untuk memantau penyebaran ceceran minyak melalui udara guna melokalisir dan membersihkan ceceran menggunakan perlengkapan oil boom dan oil skimmer.
"Tim juga melakukan simulasi trajectory untuk mendukung proses pembersihan menyeluruh guna meminimalkan dampak. Saat ini, tim operasi juga siap siaga dengan perlengkapan yang memadai dalam membersihkan ceceran yang ada," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima kupastuntas.co, Minggu (17/7/2022).
Menurutnya, PHE OSES telah memiliki standar prosedur dalam memastikan kehandalan fasilitas migas melalui patroli pengecekan dan Oil Spill Response Team yang terlatih, sehingga dapat langsung melakukan penanganan jika terjadi insiden.
"Saat ini sumber ceceran minyak sudah ditangani. Kami berkomitmen melakukan pembersihan dengan mengoptimalkan sumber daya kompeten yang dimilik," terangnya.
Ia mengungkapkan jika dari operasi nya PHE OSES senantiasa patuh terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dengan mengutamakan perlindungan keselamatan lingkungan dan masyarakat.
"Segenap upaya maksimal akan kami lakukan untuk membantu masyarakat melakukan pembersihan di lokasi yang terdampak dengan tetap berkoordinasi secara intensif dengan pemangku kepentingan pusat dan daerah," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Lewat Kemah Sastra 2026: Ari Pahala Tegaskan Puisi sebagai Cara Memahami dan Memaknai Dunia
Rabu, 08 April 2026 -
Pansus DPRD Panggil Camat se-Kota Bandar Lampung, Bahas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Rabu, 08 April 2026 -
Antisipasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Genjot Perbaikan Drainase di 18 Titik
Rabu, 08 April 2026 -
Gerakan Hari Kamis Beradat Diperkuat Lewat Kursus Bahasa Lampung Online
Rabu, 08 April 2026








