Kasus Pembacokan Sadis di Sukabumi Jadi Perhatian Menteri Sosial Tri Rismaharini
Perwakilan Kemensos RI dari Unit Sentra Terpadu Intan Suweno, Santi Utami Dewi. Foto : Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kasus pembacokan sadis terhadap 5 korban di Jalan P. Singkep Gang Domaido 7, Kampung Rupi, Sukabumi Bandar Lampung yang menyebabkan salah satu korban M. Firdaus (34) meninggal dunia menjadi perhatian Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Rabu (17/8/2022).
Hal itu ditunjukkan dari adanya perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang menyambangi rumah duka korban pembacokan sadis di Jalan P. Singkep, Gang Domaido 7, Kampung Rupi, Sukabumi, Kota Bandar Lampung.
Perwakilan Kemensos RI dari Unit Sentra Terpadu Intan Suweno, Santi Utami Dewi mengatakan kunjungannya ke rumah duka korban untuk memberikan bantuan uang operasional dan uang duka serta menyampaikan ucapan rasa belasungkawa dari Mensos RI, Tri Rismaharini secara langsung kepada pihak keluarga.
"Kami ditugaskan ibu Menteri (Tri Rismaharini) untuk berikan bantuan uang tunai kepada keluarga korban," katanya saat diwawancarai di depan rumah duka.
Adapun bantuan yang diberikan berupa uang operasional rumah sakit sebesar 5 juta, untuk keluarga memenuhi kebutuhan selama menjaga para korban dan uang duka sebesar Rp 2,5 juta.
Santi menjelaskan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Kemensos RI dan bagian program Respon Kasus dari Mensos RI, Tri Rismaharini. Selain itu, pihaknya juga tengah mengasesmen kasus tersebut, untuk proses penyaluran bantuan lanjutan.
"Pesan bu menteri, tolong dibantu dan ditindaklanjuti. Sebab memang kasus ini mendapat perhatian langsung dari Ibu Risma, lalu menugaskan kami untuk menguji dan bertemu langsung pihak keluarga," ujarnya.
Santi juga menjelaskan kepada pihak keluarga agar tidak terlalu khawatir mengenai biaya rumah sakit.
"Sesuai arahan Ibu Menteri Risma, jika ada yang tidak dicover BPJS, maka akan dibantu oleh Kementerian Sosial yang di RS Imanuel sana," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Siswa MAN 1 Bandar Lampung Tembus PTN Capai 93 Persen, Ini Strateginya
Jumat, 10 April 2026 -
Wamendagri Sidak Bandar Lampung, Pemkot Siap Tingkatkan WFA hingga 50 Persen
Jumat, 10 April 2026 -
TNI–Polri Perkuat Barisan Pengawasan, Sepakat Tegakkan Disiplin Tanpa Kompromi
Jumat, 10 April 2026 -
Lampung Produksi 4.700 Ton Sampah per Hari, Pemprov dan KLH Susun Pengelolaan Terpadu
Jumat, 10 April 2026








