Jelang Libur Nataru, Ini Destinasi Wisata di Lamsel yang Patut Dicoba
Kadis PMD Lamsel Erdiyansyah saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (12/12/2023). Foto: Handika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampung
Selatan merekomendasikan tujuan desa wisata binaan untuk mengisi libur Natal 2023
dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Kepala Dinas PMD
setempat, Erdiyansyah menerangkan, setidaknya ada sejumlah 15 desa wisata binaan yang bisa menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati liburan nataru.
"Pertama, ada
air terjun Way Tayas dan Teropong Benteng Bendulu terletak di Desa Sukaraja,
Kecamatan Rajabasa," buka Erdi sapaan akrabnya, Selasa (12/12/2023).
Lalu, pantai Tanjung
Gading yang dikelola oleh Pemerintah Desa Tanjung Gading. Pantai di Desa Kunjir,
keduanya di Kecamatan Rajabasa.
"Wisata Teropong
Kota dan post point ke puncak Gunung Rajabasa berlokasi di Desa Sumur Kumbang,
Kecamatan Kalianda. Wisata kolam air panas belerang yang terletak di Desa
Kecapi, Kecamatan Kalianda," sambung Erdi.
Erdi melanjutkan,
bagi masyarakat penyuka wisata dengan suasana pegunungan bisa mencoba camping
ground di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan.
"Masih di
Kecamatan Penengahan juga ada pemandian Way Tebing Cepa di Desa Taman Baru,
Kecamatan Penengahan. Juga ada air terjun Way Kalam yang dikelola oleh BUMDes
Way Kalam," timpal Erdi.
Ada opsi lain wisata
pantai yakni Pantai Muara Indah dan Pantai Cukuh Perak yang terletak di Desa
Suak, Kecamatan Sidomulyo.
"Di pantai Cukuh Perak ada bonus wisata grand canyon yang masih alami," cetus Erdi.
Terus, ada beberapa
obyek wisata yang berada di Kecamatan Ketapang, seperti Pantai Batu Putih di
Desa Ketapang, pantai di Desa Legundi, serta pantai di Desa Tri Dharma Yoga.
Tak ketinggalan, di
wilayah Kecamatan Bakauheni juga menyimpan wisata menarik yaitu Pantai Minang
Rua di Desa Kelawi, dan pantai di Desa Toto Harjo.
"Terakhir,
wisata alam gunung batu yang terletak di Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung
Bintang," ujar Erdi.
Selain membina obyek
tujuan wisata di desa-desa, Dinas PMD juga melakukan pembinaan terhadap Badan
Usaha Milik Desa atau BUMDes.
"Bumdes Rejo
Mulyo di Kecamatan Jati Agung bahkan sampai menyuplai 80 warung kebutuhan
sembako, pupuk, melayani jasa keuangan hingga pembuatan sabun cuci tangan home
industri ibu-ibu PKK hasil pendampingan Kampus Unila," ungkap Erdi.
Belum lagi, BUMDes
Bumi Daya, Kecamatan Palas, yang berhasil mengembangkan usaha Pertashop,
penggemukan sapi serta sewa ruko.
"Ditambah pasar
desa, jasa keuangan, bahkan sewa alat berat molen," tandas Erdi. (*)
Berita Lainnya
-
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026 -
Gara-gara Utang 210 Juta, Ibu di Natar Laporkan Anak Kandung ke Polisi
Kamis, 04 Juni 2026 -
Dua Pemuda Bobol Warung di Desa Rangai Tri Tunggal Lampung Selatan, Gasak Uang 4 Juta dan Puluhan Rokok
Kamis, 04 Juni 2026








