21 Hektar Tanaman Bawang Merah di Lamsel dan Pringsewu Siap Panen
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Lampung terus mengembangkan komoditas bawang merah. Di lahan seluas
21 hektar yang berada di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan kini siap
untuk dipanen.
"Sesuai dengan arahan pak Gubernur kita sudah
mengembangkan bawang merah di Ketapang Lampung Selatan dan di Ambarawa
Pringsewu," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan
Holtikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto saat dimintai keterangan, Selasa
(5/3/2024).
Bani mengatakan jika luasan lahan yang ditanami bawang merah
dan siap panen ada di Kecamatan Ambarawa, Pringsewu dengan luasan 6 hektar
sementara di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan seluas 15 hektar.
"Untuk Lampung Selatan yang akan panen sekitar 15 hektar
di perkirakan awal Maret sudah panen dan di Pringsewu ada di Ambarawa sekitar 6
hektar itu juga akan panen," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Bani mengakui jika produksi bawang
merah yang dihasilkan oleh petani di Lampung belum mampu mencukupi kebutuhan
masyarakat.
"Memang untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Lampung
sebenarnya agak kurang, sehingga kita masih mendatangkan bawang merah dari
Brebes," jelasnya.
Ia juga mengatakan jika petani yang mengembangkan bawang
merah di Lampung merupakan petani yang berasal dari Brebes.
"Emang agak unik untuk bawang merah karena bawang mereh
ini pembudidayaan nya hampir sebagian besar yang pindahan dari Brebes ke
Lampung," kata dia.
Pada kesempatan tersebut ia juga menjelaskan jika untuk
ketersediaan bawang merah di Lampung hingga bulan April mendatang masih
surplus.
"Ketersediaan bawang merah sampai dengan bulan April
2024 sebanyak 18.628,0 ton dengan kebutuhan sebanyak 18.483,7 ton. Sehingga
memiliki surplus sebanyak 144,29 ton," kata dia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung
pada 2022 untuk komoditas bawang merah total luas panen ada 235 hektar yang ada
di delapan kabupaten.
Sedangkan untuk produksi nya mencapai 17.267 kuintal,
sedangkan produktivitas per area tanam 73,63 kuintal per hektar. (*)
Berita Lainnya
-
PLN Sukses Jaga Keandalan, Sistem Kelistrikan Lampung Momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Aman
Jumat, 02 Januari 2026 -
Pelindo Regional 2 Panjang Gelar Last Call 2025 dan First Call Ship 2026
Jumat, 02 Januari 2026 -
Hari Pertama Kerja 2026, Gubernur Lampung Pimpin Sidak Sejumlah OPD
Jumat, 02 Januari 2026 -
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Jumat, 02 Januari 2026









