Pemprov Lampung Tempatkan 117 Guru Berprestasi di Sekolah 3T
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, saat dimintai keterangan, Kamis (20/3/2025). Foto:Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menempatkan 117 guru berprestasi di sekolah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) dalam melakukan seleksi terhadap para guru tersebut.
"Kami memiliki program Lampung Mengajar, jadi para guru berprestasi dengan usia maksimal 27 tahun dan memiliki kompetensi yang cukup baik sebagai tenaga pengajar kita lakukan seleksi yang bekerjasama dengan Unila," kata Thomas, saat dimintai keterangan, Kamis (20/3/2025).
Menurutnya, jumlah guru yang akan dilibatkan dalam program Lampung Mengajar berjumlah 117 orang dan akan disebar ke sekolah yang berada di daerah dengan kategori 3T.
"Jumlah guru yang akan mengikuti program ini ada 117 orang. Mereka akan mengajar selama satu tahun ajaran, untuk sebarannya ada di 53 sekolah di wilayah Lampung," tuturnya.
Thomas merincikan, para guru ini akan ditempatkan di Lampung Barat 17 orang di 8 sekolah, Lampung Selatan 1 orang di 1 sekolah, Lampung Timur 1 orang di 1 sekolah, Lampung Utara 2 orang di 2 sekolah.
Kemudian Mesuji 24 orang di 11 sekolah, Pesawaran 4 orang di 1 sekolah, Pesisir Barat 22 orang di 9 sekolah, Tanggamus 17 orang di 5 sekolah, Tulang Bawang 6 orang di 2 sekolah, Tulangbawang Barat 2 orang di 1 sekolah dan Way Kanan 25 orang di 12 sekolah.
"Jadi jumlah guru nya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Ada 23 mata pelajaran seperti sistem informasi, sistem komputer yang manjadi misi kita untuk dapat di imbaskan disekolah 3T tersebut," sambungnya.
Ia juga berharap agar program Lampung Mengajar tersebut dapat menyamaratakan mutu pendidikan disemua daerah.
"Mereka ini kita tempat kan di daerah 3T agar disparitas kesenjangan bisa diselesaikan. Karena pendidikan di setiap kabupaten berbeda. Ada wilayah yang mungkin mutu pendidikan nya belum maksimal," tambahnya.
Sehingga program Lampung Mengajar tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan memperkecil kesenjangan anatar sekolah.
"Program Lampung Mengajar ini kita lakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan kemudian memperkecil kesenjangan antar sekolah supaya anak anak dapat metode belajar yang baik sehingga hasilnya juga baik," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Pakar Transportasi Usulkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalur Kereta Api Ganda
Rabu, 04 Februari 2026 -
UIN RIL Buka Tiga Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, Kuota Capai 6.000 Orang
Rabu, 04 Februari 2026 -
Sambut Imlek, Azana Lampung Luncurkan Hampers 'Lunar Fortune' Berkonsep Premium
Rabu, 04 Februari 2026 -
Mahasiswa PBI Universitas Teknokrat Indonesia Pamerkan Inovasi Card Games dan Board Games Grammar di Ajang EXPO
Rabu, 04 Februari 2026









