• Kamis, 05 Februari 2026

Jumlah Kendaraan di Tol Ruas Bakter Mulai Meningkat 22 Persen

Senin, 24 Maret 2025 - 13.22 WIB
51

Volume lalulintas di jalan tol Ruas Bakter mulai meningkat. Foto: Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT. Bakauheni Terbanggi Besar Toll mencatat adanya peningkatan volume kendaraan harian di jalan tol ruas Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) sejak H-10 lebaran.

Saat dimintai keterangan Manager Area Jalan Tol, Andri Pandiko mengatakan, jika peningkatan arus lalulintas tersebut tercatat mulai mengalami peningkatan sejak Jum'at (21/3/2025) kemarin.

"Terhitung sejak tanggal 21 sampai 23 Januari 2025, PT. Bakauheni Terbanggi Besar Toll mencatat peningkatan trafik kendaraan yang masuk ke jalan tol Bakauheni - Terbanggi Besar," kata dia saat dimintai keterangan, Senin (24/3/2025).

Menurutnya total kendaraan yang melintas di Ruas Bakter sebanyak 116.350 kendaraan atau meningkat 22 persen jika dibandingkan dengan volume lalulintas (VVL) normal.

"Tercatat total ada 116.350 kendaraan yang melintas atau meningkat sebesar 22 persen jika dibandingkan dengan VLL normal," sambungnya.

Andri mengungkap jika volume lalulintas tertinggi terjadi pada, Sabtu (22/3/2025) yaitu total terdapat 39.439 unit kendaraan yang melintas.

"Terhitung sejak H-10 lebaran, tercatat volume lalulintas tertinggi di hari Sabtu (22/3/2025) yaitu terdapat 39.439 kendaraan yang melintas atau meningkat 24,5 persen dari VLL biasa," kata dia.

Sementara itu Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan jika kenaikan volume lalulintas mulai terjadi sejak, Jum'at (21/3/2025) dan puncaknya pada (28/3/2025) mendatang.

"Peningkatan volume lalulintas harian mulai terjadi sejak Jum'at kemarin sejalan dengan kebijakan WFA yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah. Dan untuk puncaknya nanti ditanggal 28 Maret," kata dia.

Wayan juga mengatakan jika untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pihaknya akan menambah fasilitas seperti mobil raider, guna mempercepat transaksi di gerbang tol dan mengurangi kemacetan.

"Selain itu, untuk menghindari gangguan operasional akibat shutdown listrik, setiap gerbang tol dan rest area juga dilengkapi dengan genset cadangan," katanya.

Selain itu pengelolaan jalan tol juga memberikan diskon tarif sebesar 20 persen. Untuk arus mudik diskon tarif tol diberikan pada tanggal 24 sampai dengan 26 Maret jam 07.00 WIB.

Sementara untuk arus balik diskon tarif diberikan pada tanggal 3 dan 4 April kemudian dilanjutkan pada tanggal 8 dan 10 April 2025 pukul 07.00 WIB.

"Kita berikan diskonnya dimajukan agar masyarakat yang mudik tidak terfokus di tanggal 28 Maret. Masyarakat bisa melakukan mudik lebih cepat," kata dia.

Menurutnya besaran diskon yang diberikan untuk kendaraan golongan I dari Rp 445.000 menjadi Rp 356.100, kendaraan golongan II dan III dari Rp 668.000 menjadi Rp 534.600 dan kendaraan golongan IV dan V dari Rp 890.500 menjadi Rp 712.200. (*)