• Rabu, 04 Februari 2026

Pemkot Bandar Lampung Prioritaskan Peningkatan SDM dalam Musrenbang RKPD 2026

Senin, 24 Maret 2025 - 14.40 WIB
1.3k

Acara Musrenbang RKPD Tahun 2026 Pemkot Bandar Lampung yang berlangsung di Gedung Semergou, Senin (24/3/2025). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Semergou, Senin (24/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun arah kebijakan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan, serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak guna merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dalam sambutannya menekankan bahwa Musrenbang memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyatakan, tema pembangunan Kota Bandar Lampung pada tahun 2026 adalah "Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Ekonomi Inklusif, Infrastruktur, dan Lingkungan yang Terintegrasi dan Berkelanjutan."

Tema ini disusun untuk menciptakan pembangunan yang holistik dan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Tema tersebut juga selaras dengan program dan tema Pemerintah Provinsi Lampung, yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat melalui pembangunan yang merata di semua sektor, " ungkapnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkot Bandar Lampung telah menetapkan enam prioritas pembangunan yang akan dijalankan pada tahun 2026. Prioritas pertama adalah meningkatkan kualitas SDM melalui pemantapan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang terintegrasi. Dalam hal ini, Pemkot akan berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan yang lebih merata di seluruh wilayah kota.

Prioritas kedua adalah memacu perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan sosial dengan cara meningkatkan investasi serta ekonomi kerakyatan. Pemkot Bandar Lampung berencana untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik dengan memberikan dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal.

Kemudian, Pemkot Bandar Lampung juga akan memantapkan pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkualitas, guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan meningkatkan kenyamanan hidup warga.

Prioritas berikutnya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik dan inovasi daerah, yang akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital dan sistem informasi daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan akses layanan kepada masyarakat.

Keamanan dan ketertiban daerah juga menjadi perhatian serius Pemkot, yang akan memantapkan ketertiban dan keamanan daerah melalui pengembangan kearifan lokal.

"Terakhir, Pemkot Bandar Lampung akan fokus pada pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan," jelasnya.

Selain itu, dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandar Lampung untuk periode 2025-2029, Pemkot juga mengadakan forum konsultasi publik.

Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam forum ini sangat penting, karena musrenbang merupakan bagian dari proses demokrasi yang memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia berharap, melalui partisipasi aktif masyarakat, Pemkot Bandar Lampung dapat merancang program yang tidak hanya mempercepat pembangunan tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.

“Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Musrenbang ini adalah langkah awal untuk mewujudkan Kota Bandar Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan ramah lingkungan,” ujar Eva Dwiana. (*)