Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Talud Jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa Pasca Banjir
Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Talud Jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa Pasca Banjir, Foto:Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera turun tangan memperbaiki talud yang jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, pada H+3 Lebaran Idul Fitri. Kerusakan talud ini menghambat aliran air dan menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga di sekitar area tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menjelaskan bahwa perbaikan talud dilakukan untuk mencegah potensi banjir lebih lanjut, terutama saat terjadi hujan susulan.
"Banjir di kawasan ini disebabkan oleh talud yang ambruk dan menutupi saluran air. Semalam sudah diangkat, dan hari ini kami lakukan perbaikan," jelas Dedi.
Selain perbaikan talud, Dedi juga mengungkapkan bahwa banjir di Kelurahan Campang Jaya dipicu oleh tembok yang ambruk serta tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkoordinasi untuk mengangkut sampah agar saluran air dapat berfungsi kembali.
Tak hanya itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satpol PP juga dikerahkan untuk membersihkan lumpur pasca-banjir di SDN 1 Campang Raya serta rumah warga yang terdampak.
Dedi menambahkan, "Kami diperintahkan oleh Ibu Wali Kota, Bunda Eva, untuk fokus memperbaiki infrastruktur, membersihkan sampah, dan melakukan penggalian sedimentasi pascabencana banjir. Insyaallah, hari ini selesai." (Rls)
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Gelar Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran Matematika di SMAN 15 Bandar Lampung
Selasa, 03 Februari 2026 -
Hasil Verifikasi Disdikbud: SMA Siger 1 dan 2 Bandar Lampung Belum Layak Dapat Izin Operasional
Selasa, 03 Februari 2026 -
Sayur Hidroponik Lapas Kelas I Bandar Lampung Tembus Pasar Dapur MBG, Suplai 20 Kg Tiap Minggu
Selasa, 03 Februari 2026 -
Kuota Pupuk Subsidi Lampung 2026 Capai 710 Ribu Ton, DPRD Fokus Awasi Harga dan Distribusi
Selasa, 03 Februari 2026









