19 Orang Calon Jemaah Haji Lampung Gagal Berangkat
Kabid Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ansori F Citra. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian
Agama Provinsi Lampung mencatat terdapat 19 orang calon jamaah haji yang gagal
berangkat ke tanah suci pada tahun ini.
"Ada 19 orang calon jamaah haji asal Provinsi Lampung yang tunda
keberangkatan," kata Kabid Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kanwil
Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ansori F Citra saat dimintai keterangan,
Kamis (24/4/2025).
Ansori mengatakan jika terdapat beberapa hal yang menyebabkan para calon
jamaah haji tersebut gagal berangkat salah satunya alasan kesehatan.
"Alasannya banyak hal, ada yang karena kesehatan ada juga yang
meninggal dunia dan lain-lain. Kalau yang meninggal ada yang dilimpahkan ada
yang nunda keberangkatan," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut ia menjelaskan jika saat ini pihaknya tengah
melakukan penyusunan kelompok terbang (kloter) bagi jamaah haji dari daerah.
"Untuk kloter masih dilengkapi, semoga Senin sudah fix karena nunggu
akhir pelunasan besok," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar proses persiapan telah berjalan
baik. Dokumen perjalanan seperti paspor jamaah reguler sudah hampir seluruhnya
rampung.
"Kami sudah mengarahkan agar jamaah dengan estimasi keberangkatan
segera menyelesaikan persyaratan. Tapi mereka juga telah membuat pernyataan
siap tidak diberangkatkan jika belum masuk kuota tahun ini," ungkapnya.
Sebelumnya Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Lampung, Yulia
Megaria menyampaikan bahwa Kloter 4 yang terdiri dari 393 jamaah asal Kabupaten
Lampung Tengah akan menjadi rombongan pertama dari Provinsi Lampung yang
diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Jamaah masuk Asrama Haji Rajabasa pada 1 Mei 2025 pukul 19.00 WIB dan
akan diberangkatkan pada 2 Mei pukul 15.30 WIB. Kloter ini terdiri dari 387
jamaah termasuk 6 petugas kloter, termasuk pembimbing ibadah dan tenaga
kesehatan," jelasnya.
Ia mengingatkan seluruh unsur pelaksana untuk menyesuaikan jadwal dan
pembagian tugas dengan cermat, agar seluruh tahapan mulai dari x-ray,
pelepasan, hingga keberangkatan dapat berlangsung lancar dan efisien.
Ia mengumumkan bahwa Pemprov Lampung akan memberikan bantuan dana sebesar
Rp1.000.000 kepada setiap jamaah haji yang berangkat, sebagai bentuk perhatian
dan dukungan.
"Ini merupakan program perdana yang digagas Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela. Dana akan disalurkan melalui Bank BRI
dan Bank Lampung," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Operasi Keselamatan Krakatau Dimulai Besok, Ini Sasaran Pelanggarannya
Minggu, 01 Februari 2026 -
LPSK Terima 1.776 Laporan Kekerasan Seksual, Korban Anak Capai 1.464 Pemohon
Minggu, 01 Februari 2026 -
Genap 60 Tahun, Bank Lampung Teguhkan Semangat 'Greatest One' Menuju Bank Unggul Pilihan Utama Masyarakat
Minggu, 01 Februari 2026 -
Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat
Sabtu, 31 Januari 2026









