Ditolak Berhubungan Badan, Suami di Bandar Lampung Cekik Istri hingga Tewas
Hengki pelaku pembunuhan istri saat ditampilkan di Konferensi Pers Polresta Bandar Lampung. Foto: Paulina/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebuah kasus pembunuhan sadis
menggemparkan warga Kota Karang, Bandar Lampung. Seorang suami tega membunuh
istrinya sendiri setelah sebelumnya pisah rumah selama tiga bulan dan ditolak berhubungan badan.
Kejadian berawal pada Minggu (25/5/2025) dini hari sekitar pukul 03.55
WIB. Hengki (32), pelaku yang bekerja sebagai buruh harian lepas, bersama
seorang temannya menyergap N (29), istrinya sendiri, di Komplek Pasar Kota
Karang.
"Pelaku menjatuhkan sepeda motor korban, kemudian mencekik leher
korban hingga tewas," jelas Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, Kapolresta
Bandar Lampung, dalam konferensi pers, Selasa (27/5/2025).
Kapolresta mengungkapkan motif pembunuhan ini diduga kuat karena masalah
rumah tangga. Pasangan ini diketahui sudah pisah rumah selama tiga bulan
terakhir.
"Puncaknya adalah ketika korban menolak ajakan pelaku untuk
berhubungan badan sehari sebelum kejadian," tambah Kapolresta.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk:
1. Dua unit sepeda motor (Yamaha Jupiter Z dan Mio M3)
2. Pakaian yang dikenakan pelaku
3. Dua buah handphone
4. Senjata yang diduga digunakan
Pelaku telah dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana
yang ancaman hukumannya mencapai hukuman seumur hidup. "Kami pastikan
pelaku akan dihukum seberat-beratnya," tegas Kapolresta.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui
atau mengalami kekerasan dalam rumah tangga. "Jangan biarkan masalah rumah
tangga berujung pada kekerasan seperti ini," pesan Kapolresta. (*)
Berita Lainnya
-
BATIQA Hotel Lampung Hadirkan Valentine Blind Date Bersama Make Over Lampung, Solusi Seru Rayakan Hari Kasih Sayang untuk Para Single
Kamis, 29 Januari 2026 -
Karyawan Bawa Kabur Motor dan Uang Majikan di Bandar Lampung
Kamis, 29 Januari 2026 -
PAUD di Lampung Diguyur Bantuan Dana 57,3 Miliar
Kamis, 29 Januari 2026 -
47 Mahasiswa Universitas Saburai Jalani Misi Kemanusiaan di Pesisir Selatan Sumbar
Kamis, 29 Januari 2026









