17 Calon Direksi BUMD Pemprov Lampung Lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan, Ini Tahap Selanjutnya
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan, saat dimintai keterangan, Rabu (20/8/2025). Foto: Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Proses seleksi calon direksi untuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berlanjut.
Dua BUMD Pemprov Lampung yaitu PT. Wahana Raharja dan PT. Lampung Jasa Utama tengah melakukan seleksi direksi yang saat ini terjadi kekosongan.
Setelah melalui serangkaian tahapan, sebanyak 17 peserta dinyatakan lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan, dan akan melanjutkan ke tahap ketiga, yakni wawancara oleh tim Panitia Seleksi (Pansel).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menjelaskan bahwa dari total 35 peserta yang mendaftar di dua BUMD tersebut sebanyak 25 orang lolos seleksi administrasi.
"Dari 25 peserta yang lolos seleksi berkas, dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Hasilnya, hanya 17 orang yang memenuhi passing grade dan dinyatakan berhak mengikuti tahapan berikutnya," ujarnya, saat dimintai keterangan, Rabu (20/8/2025).
Ia merinci, untuk PT Wahana Raharja dari 7 peserta hanya 5 yang lolos uji kelayakan. Sementara di PT LJU, dari 18 peserta, hanya 12 yang berhasil melewati tahap ini.
Selanjutnya, para peserta yang lolos akan menjalani wawancara mendalam oleh tim Pansel yang terdiri dari berbagai sektor terkait.
Wawancara ini akan menggali lebih jauh komitmen dan strategi para calon direksi dalam memajukan BUMD dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung.
"Pemerintah Provinsi Lampung berharap melalui seleksi ini akan lahir direksi BUMD yang lebih profesional, inovatif, dan memiliki konsep manajemen yang kuat untuk membawa perusahaan ke arah yang lebih baik," tegas Mulyadi.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan tidak akan ada lagi suntikan modal dari Pemprov Lampung untuk BUMD.
Oleh karena itu, direksi dituntut memiliki kreativitas dan strategi dalam mengelola aset dan potensi yang ada agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan APBD, sebagaimana diamanatkan dalam PP No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD.
"BUMD tidak ada lagi suntikan modal, seperti Wahana Raharja mereka memiliki aset sehingga bisa dimanfaatkan. Ini dibutuhkan kreatifitas dan strategi dari calon direksi melalui wawancara sehingga harus memiliki konsep baru ke depan sehingga BUMD ini bisa berkontribusi dan membantu penguatan APBD Pemprov Lampung," terangnya.
Berikut daftar nama peserta yang lolos uji kelayakan dan kepatutan :
Direksi PT Wahana Raharja
- Arie Purnama
- Malka Prima
- Poniman
- Yondri
- Yurita Sari
Direksi PT Lampung Jasa Utama (LJU)
- Alamsyah HR
- Aliza Gunado
- Amri Zamani
- Asep Muzaki
- David Marganti
- Dodi Subarkah
- Firdaus Rosman
- Hadi Filino Gunarto
- Mashudi
- Oktavianus Yulia
- Pulung Wicaksono Dwi Anggoro
- Robbyadi Afitno. (*)
Berita Lainnya
-
Kamar Terlihat Kosong tapi Dinyatakan Penuh, RS Urip Sumoharjo Beri Penjelasan
Rabu, 21 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Health Talk 'Hidup Nyaman dan Sehat di Hari Tua'
Rabu, 21 Januari 2026 -
Gelar Konsolidasi, PAN Bandar Lampung Targetkan Jadi Partai Pemenang 2029
Rabu, 21 Januari 2026 -
Dosen Unila dan Mantan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono Meninggal Dunia
Rabu, 21 Januari 2026









