Perwakilan Mahasiswa Diminta Polisi Temui Pimpinan DPRD Lampung Dalam Gedung, Ternyata Kosong
Perwakilan Mahasiswa saat diminta pihak kepolisian masuk ke kantor DPRD Provinsi Lampung untuk menemui Pimpinan Dewan. Foto: Yudha/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sejumlah Perwakilan Mahasiswa dari Aliansi Lampung Melawan, diminta oleh pihak kepolisian masuk ke kantor DPRD Provinsi Lampung untuk menemui Pimpinan Dewan.
Ketika perwakilan tersebut memasuki kantor parlemen, mereka kebingungan lantar ruangan-ruangan kantor sepi terkunci.
Hanya berisi pengaman dari pihak Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).
“Bapak yang minta kami masuk ya, ini gak ada orang, bapak mau mempermainkan kami ya?” ujar Ketua BEM Unila Amar dihadap Polisi di dalam kantor DPRD Lampung, Senin (1/9/2025).
Mahasiswa lainnya juga mengatakan bahwa pihak Kepolisian harus bertanggung jawab apabila terjadi kerusuhan.
“Bapak yang harus tanggung jawab kalau masa aksi marah dan keos,” tegasnya.
Setelah dialog singkat itu, perwakilan mahasiswa kembali keluar gedung parlemen setempat untuk ke halaman DPRD setempat. (*)
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Program MBG di Lampung, 903 SPPG Beroperasi, Baru 77 Kantongi SLHS
Selasa, 20 Januari 2026 -
Dua Tersangka Korupsi Anggaran Sekretariat DPRD Lampura yang Sempat Mangkir Akhirnya Ditahan
Senin, 19 Januari 2026 -
Modus Bawa Durian, Penyelundupan 10,6 Kg Sabu Digagalkan di Tol Lampung
Senin, 19 Januari 2026 -
Target Jalan Mantap 85 Persen, Infrastruktur Jalan Masih Jadi Prioritas Lampung 2026
Senin, 19 Januari 2026









