DLH Bandar Lampung Fokus Peremajaan Armada dan Modernisasi TPA Bakung
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Yusnadi Ferianto. Foto: Dok.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus berupaya memperkuat sistem pengelolaan kebersihan dengan fokus pada peremajaan armada dan modernisasi pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung menyiapkan penambahan lima unit armada baru untuk memperlancar operasional pengangkutan sampah.
Kepala DLH Kota Bandar Lampung Yusnadi Ferianto mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan efektivitas layanan kebersihan kota.
Tahun depan, pemerintah bahkan menargetkan penambahan 30 unit armada baru agar total kendaraan pengangkut mencapai sekitar 100 unit.
"Armada yang masih dalam kondisi baik sekarang sekitar 70 unit. Dengan tambahan tahun depan, kami berharap pengangkutan sampah di seluruh wilayah kota semakin lancar dan merata,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Selain armada, DLH juga melakukan peremajaan container dan peningkatan fasilitas di titik-titik Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pengangkutan dari TPS ke TPA tanpa menimbulkan tumpukan sampah di lingkungan warga.
Di sisi lain, Pemkot Bandar Lampung juga menyiapkan transformasi besar di TPA Bakung dengan konsep controlled landfill sebagai pengganti sistem open dumping yang selama ini digunakan.
Metode ini dianggap lebih ramah lingkungan karena setiap lapisan sampah ditutup dengan tanah setiap hari, disertai jaringan pipa gas metana dan sistem drainase untuk mengendalikan air lindi agar tidak mencemari tanah dan air permukaan.
"Dengan sistem baru ini, TPA Bakung akan jauh lebih tertata, tidak menimbulkan bau, dan risiko pencemaran lingkungan bisa ditekan,” lanjutnya.
Selain itu, pemerintah juga menjajaki kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pembangunan fasilitas waste to energy di kawasan TPA Bakung. Sejumlah pihak swasta dikabarkan telah menyatakan minat untuk mengelola sampah menjadi sumber energi listrik.
"Konsep pengelolaan sampah ke depan bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bagaimana sampah bisa bernilai ekonomi dan menghasilkan energi bagi kota,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU dan Health Talk BLS di PT Altrak 1978
Senin, 12 Januari 2026 -
Catat Laba Rp200 Miliar, Gubernur Mirza Tantang Bank Lampung Perkuat Kredit Produktif Tahun 2026
Senin, 12 Januari 2026 -
Kecelakaan di Kemiling Bandar Lampung Viral, Anggota Polisi Tergeletak dan Alami Kejang-kejang
Senin, 12 Januari 2026 -
Rakernas PDI Perjuangan Dukung Pilkada Langsung, Perkuat Peran Anak Muda dan Dorong Transformasi Polri
Senin, 12 Januari 2026









