Muncul Dugaan Keterlibatan Pelaku Lain dalam Pembunuhan Pasutri di Way Pring Tanggamus
Pasutri RO dan SI dikenal pasangan yang ramah dan dermawan. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Tanggamus — Kasus pembunuhan
pasangan suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus,
masih terus dikembangkan. Meski dua terduga pelaku telah diamankan, keluarga
korban menduga masih ada pihak lain yang terlibat dan hingga kini belum
tertangkap.
Korban berinisial RO (54) dan SI (50) ditemukan
tewas bersimbah darah di dalam rumah mereka pada Minggu (14/12/2025) sekitar
pukul 00.00 WIB. Peristiwa tersebut mengejutkan warga setempat karena terjadi
di lingkungan perdesaan yang dikenal relatif aman dan kondusif.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung
menetapkan dua tetangga korban sebagai terduga pelaku, masing-masing Aman
Atmajaya (34) dan Ari Jupen Anggara (30). Keduanya diketahui tinggal tidak jauh
dari lokasi kejadian.
Kepala Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol
Indra Hermawan, mengungkapkan bahwa motif sementara pembunuhan diduga berawal
dari upaya pencurian yang gagal.
“Pelaku diduga hendak melakukan pencurian di
rumah korban. Namun aksinya dipergoki, sehingga pelaku nekat menghabisi nyawa
korban,” ujar Kombes Pol Indra.
Meski demikian, polisi belum menutup kemungkinan
adanya motif lain maupun keterlibatan pelaku tambahan. Dugaan tersebut mencuat
setelah muncul informasi dari warga dan keluarga korban mengenai adanya
seseorang yang mengajak anak korban keluar rumah sesaat sebelum peristiwa
terjadi, sehingga rumah dalam kondisi lengang.
BACA JUGA: Misteri
Pembunuhan Pasutri di Tanggamus Terkuak, Pelaku Ternyata Tetangga Korban
Keluarga korban juga mempertanyakan motif
pencurian, lantaran tidak ditemukan kehilangan barang berharga di dalam rumah,
termasuk perhiasan dan telepon genggam milik korban.
“Saya menduga kakak saya mau dirampok, tapi
mungkin pelaku ketahuan lalu langsung menyerang,” ujar salah satu anggota
keluarga korban, Senin (15/12/2025).
Diketahui, pasangan suami istri tersebut baru
saja kembali dari menunaikan ibadah umrah pada Agustus 2025. Selama ini,
keduanya dikenal sebagai pribadi yang ramah dan tidak memiliki konflik dengan
warga sekitar.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian dan medis
menemukan sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian leher dan tangan korban,
yang mengindikasikan adanya perlawanan sebelum keduanya meninggal dunia.
Ironisnya, warga mengungkapkan bahwa kedua
terduga pelaku sempat berpura-pura tidak terlibat, bahkan ikut melayat dan
membantu memasang tenda di rumah duka pada pagi hari setelah kejadian.
Suasana duka mendalam menyelimuti Pekon Way Pring
saat jenazah RO dan SI dimakamkan pada Senin dini hari (15/12/2025) sekitar
pukul 02.30 WIB di TPU setempat. (*)
Berita Lainnya
-
[TIDAK UNTUK DITIRU] Ayah di Tanggamus Diduga Cabuli Anak Kandung
Jumat, 30 Januari 2026 -
Warga Minta Polisi Usut 'Orang Besar' di Balik Kasus Perburuan Rusa di Tanggamus
Kamis, 29 Januari 2026 -
Ditinggal Pengajian, Rumah Warga Ulubelu Dibobol dan Emas Rp50 Juta Raib
Kamis, 29 Januari 2026 -
Rp221,7 Miliar Dana BOS Mengalir di Tanggamus, Disdikbud Masih Tutup Mulut
Kamis, 29 Januari 2026









