• Minggu, 18 Januari 2026

‎Jaga Keamanan Pangan, Seluruh Karyawan SPPG Kedaton 2 Lamsel Jalani Skrining Hepatitis A

Minggu, 18 Januari 2026 - 18.04 WIB
16

Karyawan dan relawan SPPG Kedaton 2 saat menjalani skrining hepatitis A, Minggu (18/1/2026). Foto: Edu/kupastuntas.co

‎Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Komitmen menjaga dapur layanan gizi tetap steril dan aman kembali ditegaskan Polres Lampung Selatan.

Melalui pemeriksaan kesehatan lanjutan, seluruh karyawan dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedaton 2 menjalani skrining hepatitis A, Minggu (18/1/2026).

‎Sebanyak 47 personel SPPG diperiksa langsung di lokasi dapur layanan.

Pemeriksaan ini merupakan tahap kedua sejak SPPG Kedaton 2 beroperasi, sekaligus langkah preventif untuk memastikan makanan yang diproduksi benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.

‎Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Perencanaan Polres Lampung Selatan AKP Abkoriah, didampingi Kasi Dokkes IPDA dr. Nabil Abdurrahman, Kasat Intel AKP Justin, serta Kasi Humas AKP I Wayan Susul.

‎AKP Abkoriah menjelaskan, pemeriksaan lanjutan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari standar pengawasan kesehatan yang diterapkan secara berkelanjutan.

“SPPG menyangkut layanan gizi untuk masyarakat. Karena itu, kesehatan seluruh personel yang terlibat wajib dipastikan. Pemeriksaan hepatitis A ini menjadi filter penting agar proses pengolahan makanan tetap aman dan higienis,” tegasnya.

‎Selain skrining penyakit, tim Sidokkes Polres Lampung Selatan juga membagikan vitamin kepada seluruh karyawan dan relawan guna menjaga stamina dan daya tahan tubuh selama menjalankan aktivitas harian di dapur SPPG.

‎Sementara itu, IPDA dr. Nabil Abdurrahman menerangkan bahwa hepatitis A menjadi fokus pemeriksaan tahap kedua karena karakter penularannya yang erat dengan sanitasi dan makanan.

“Virus hepatitis A dapat menyebar melalui jalur fekal-oral, makanan, air, hingga lingkungan kerja yang kurang bersih. Di dapur layanan gizi, risiko ini harus ditekan semaksimal mungkin,” jelasnya.

‎Menurut dr. Nabil, proses pemeriksaan dilakukan dengan standar medis yang ketat melalui pengambilan sampel darah dari ujung jari.

“Hasilnya sangat menggembirakan. Seluruh karyawan dan relawan SPPG Kedaton 2 dinyatakan negatif hepatitis A. Artinya, tidak ditemukan potensi penularan di lingkungan dapur,” ungkapnya.

‎Ia menambahkan, pemeriksaan hepatitis A ini melengkapi rangkaian pemeriksaan awal yang sebelumnya telah dilakukan.

“Pada tahap pertama, kami sudah melakukan pemeriksaan fisik umum, penelusuran riwayat penyakit, TBC, HIV, serta narkoba. Tahap kedua ini menjadi penyempurna, agar kesehatan personel SPPG benar-benar terpantau secara menyeluruh,” terang dr. Nabil.

‎Dengan pengawasan kesehatan yang berlapis dan berkelanjutan, Polres Lampung Selatan menegaskan keseriusannya menghadirkan SPPG yang bersih, sehat, dan profesional, sebagai bagian dari pelayanan Polri dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. (*)