• Rabu, 21 Januari 2026

Hadapi Imlek dan Idul Fitri, Disdag Bandar Lampung Siapkan Skema Pasar Murah di 20 Kecamatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15.43 WIB
21

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, Rabu (21/1/2026). Foto: Ist.

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menghadapi dua momentum hari besar keagamaan dalam waktu berdekatan, yakni Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung menyiapkan skema pasar murah guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Setelah melewati momen Natal dan Tahun Baru, Kota Bandar Lampung kembali bersiap menghadapi peningkatan kebutuhan bahan pokok menjelang Imlek dan bulan suci Ramadan yang akan diakhiri dengan Hari Raya Idul Fitri dalam beberapa pekan ke depan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pelaksanaan pasar murah yang akan digelar secara serentak di 20 kecamatan. Program tersebut direncanakan berlangsung dalam tiga tahap selama bulan puasa.

"Untuk menghadapi Imlek dan Idul Fitri, kami sudah menyiapkan skema pasar murah yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan. Pelaksanaannya dilakukan bertahap selama bulan Ramadan,” kata Erwin, Rabu (21/1/2026).

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, Disdag akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.

"Selain bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur, kita juga menambahkan komoditas tepung terigu guna menunjang kebutuhan masyarakat dalam membuat kue Lebaran, " jelasnya.

Menurut Erwin, penambahan tepung terigu dilakukan karena permintaan masyarakat biasanya meningkat menjelang Idul Fitri, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil pembuat kue.

Sementara itu, terkait kondisi harga menjelang Tahun Baru Imlek, Disdag memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran masih relatif stabil.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan secara intensif, khususnya terhadap komoditas telur yang kerap mengalami fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan.

"Kami pastikan sampai saat ini harga kebutuhan pokok masih terkendali. Namun kami tetap fokus memantau perkembangan harga telur agar tidak terjadi lonjakan signifikan,” ujarnya.

Disdag Bandar Lampung berharap, melalui pelaksanaan pasar murah ini, daya beli masyarakat tetap terjaga dan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan dapat ditekan. (*)