• Rabu, 21 Januari 2026

Pemprov Lampung Lantik 31 Orang Pejabat Pengawas dan Administrator

Rabu, 21 Januari 2026 - 14.16 WIB
316

Sekda Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat melantikan pejabat administrator dan pengawas, Rabu (21/1/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov Lampung, Rabu (21/1/2026).

Pelantikan berlangsung di lantai III Gedung Balai Keratun berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 800.1.3.3./205/VII.04/2026, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

Dalam arahannya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas bukan sekadar seremonial atau formalitas belaka.

Menurutnya, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

"Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran strategis sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan," kata Marindo.

Ia menjelaskan, pejabat administrator dan pejabat pengawas memiliki posisi penting sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan teknis di lapangan.

Karena itu, para pejabat dituntut mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah menjadi program dan kegiatan yang nyata, terukur, serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Beberapa hal yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas adalah menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dengan melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang," kata dia.

Kemudian meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik dengan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel, serta mengutamakan kepuasan masyarakat.

Memperkuat kerja sama dan sinergi, baik secara internal di lingkungan pemerintah daerah maupun secara eksternal dengan para pemangku kepentingan.

"Tidak ada keberhasilan yang dicapai secara individual. Komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan," ujarnya.

Para pejabat juga harus adaptif terhadap perubahan dan inovatif dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks, dengan terus meningkatkan kompetensi serta berani melakukan inovasi.

"Melalui pelantikan ini, kinerja organisasi perangkat daerah harus semakin optimal dalam mendukung visi pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Rendi Reswandi, mengatakan ada 31 orang yang dilantik pada hari ini dan tersebar di 15 OPD.

"Terdapat 31 orang yang dilantik yang berasal dari 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan rincian pejabat administrator 23 orang dan pengawas 8 orang," pungkasnya. (*)