• Selasa, 27 Januari 2026

Tanggamus Terima Rp1,309 Miliar Dana BOP Kesetaraan, Disdik: Tidak Seluruh PKBM Menerima

Senin, 26 Januari 2026 - 14.13 WIB
46

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Rakhman Husin. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Kabupaten Tanggamus memperoleh alokasi Bantuan Operasional  Pendidikan (BOP) Kesetaraan tahun 2026 sebesar Rp1,309 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk 1.525 warga belajar yang mengikuti pendidikan kesetaraan di 16 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Tanggamus.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Afifah Asna Dewi, Senin (26/1/2026) mengatakan, dana BOP Kesetaraan disalurkan langsung oleh Kementerian Pendidikan ke rekening masing-masing PKBM.

Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan batas akhir cut off pada 31 Agustus.

“Dana dikirim langsung ke rekening PKBM sesuai data Dapodik. Tidak melalui perantara,” kata Afifah saat mendampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Rakhman Husin.

Menurut Afifah, tidak seluruh PKBM menerima dana BOP pada tahap ini. Sebagian lembaga terlewat karena kesalahan administrasi, terutama keterlambatan memperbarui data hingga melewati batas cut off yang ditetapkan kementerian.

"Itu human error dari lembaga. Data tidak diperbarui tepat waktu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan dana BOP Kesetaraan telah diatur dalam petunjuk teknis yang diterbitkan Kementerian Pendidikan.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional lembaga, pembayaran honor tutor, serta peningkatan mutu pembelajaran pendidikan kesetaraan.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Rakhman Husin menyebut, program BOP Kesetaraan menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tanggamus.

"Pelaksanaannya sejauh ini berjalan baik. Tidak ada kendala berarti,” kata Rakhman Husin.

Rakhman Husin  menekankan pentingnya kepatuhan PKBM terhadap petunjuk teknis dalam pengelolaan dana.

Ia berharap penggunaan BOP Kesetaraan dilakukan secara akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"PKBM harus patuh pada juknis. Dana ini untuk warga belajar. Tujuannya jelas, meningkatkan IPM Tanggamus sesuai program pemerintah,” ujar Rakhman Husin. (*)