Telan Anggaran Rp5,56 Miliar, Jalan Sedayu–Tugu Papak Tanggamus Rampung Dibangun
Bupati Tanggamus Hi. Mohammad Saleh Asnawi meresmikan ruas jalan penghubung Pekon Sedayu–Tugu Papak sekaligus memulai pembangunan lanjutan jalur Sedayu–Sukaraja–Kanoman di Kecamatan Semaka, Senin (26/1/2026). Foto: Sayuti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus meresmikan ruas jalan penghubung Pekon Sedayu–Tugu Papak sekaligus memulai pembangunan lanjutan jalur Sedayu–Sukaraja–Kanoman di Kecamatan Semaka, Senin (26/1/2026). Proyek infrastruktur ini didanai melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dengan anggaran dari APBN.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus Hi. Mohammad Saleh Asnawi, ditandai dengan pengguntingan pita dan peletakan batu pertama pembangunan tahap berikutnya.
“Jalan adalah urat nadi penghubung wilayah. Ketika akses terbuka, pergerakan ekonomi akan mengikuti,” ujar Saleh Asnawi dalam sambutannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, menjelaskan koridor Sedayu–Sukaraja–Kanoman hingga Wonosobo menjadi jalur prioritas karena berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta menjadi jalur alternatif saat ruas nasional Sedayu–Srikuncoro terdampak banjir atau longsor.
Berdasarkan data teknis Dinas PUPR, terdapat dua paket pekerjaan utama dalam program tersebut. Pertama, peningkatan Jalan Sedayu–Tugu Papak sepanjang 730 meter yang telah selesai dikerjakan dengan nilai kontrak Rp5,56 miliar dari APBN 2025.
Kedua, pekerjaan preservasi Jalan Sedayu–Sukaraja–Kanoman sepanjang 2.650 meter dengan nilai kontrak Rp15,48 miliar melalui skema multiyears contract (MYC) APBN 2025–2026.
Namun, di wilayah lain Kabupaten Tanggamus, kondisi infrastruktur masih jauh dari memadai. Di Kecamatan Pematangsawa, warga sembilan pekon hingga kini masih menunggu realisasi pembukaan badan jalan penghubung Way Nipah–Tampang Muda yang telah lama diusulkan sebagai akses vital antarwilayah.
Sejumlah kepala pekon dan warga menyebut jalur tersebut sangat dibutuhkan untuk membuka keterisolasian wilayah serta mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, dan distribusi hasil perkebunan.
“Hingga sekarang kami masih membuka badan jalan dengan tenaga sendiri. Proposal sudah berkali-kali disampaikan, tapi belum ada kepastian,” kata Haris, warga Pekon Karang Brak.
Warga lainnya, Manto, berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih pada wilayah-wilayah yang masih terisolasi.
“Kami tidak menuntut proyek besar. Badan jalannya dibuka dulu saja, itu sudah sangat membantu,” ujarnya.
Acara peresmian jalan di Kecamatan Semaka turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Muklis Basri, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung Muhammad Ali Duhari, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, Sekretaris Daerah Suaidi, serta jajaran Komisi III DPRD Tanggamus.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyatakan akan terus mendukung pelaksanaan program Inpres Jalan Daerah melalui penyediaan data perencanaan dan koordinasi lapangan. Di sisi lain, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur juga menyentuh wilayah-wilayah terpencil yang hingga kini masih bergantung pada upaya swadaya. (*)
Berita Lainnya
-
Pejabat dari Luar Daerah Masuk Tanggamus, Sekda: Ini Kebutuhan Strategis
Senin, 26 Januari 2026 -
Tanggamus Terima Rp1,309 Miliar Dana BOP Kesetaraan, Disdik: Tidak Seluruh PKBM Menerima
Senin, 26 Januari 2026 -
Temui Jokowi, Kades Pematangsawa Tanggamus Diminta Sampaikan Aspirasi Jalan ke Gibran
Minggu, 25 Januari 2026 -
Lagi, Rumah Toko Dibobol Maling, Warga Tanggamus Desak Polisi Intensifkan Patroli
Minggu, 25 Januari 2026









