5.482 PAUD di Lampung Diguyur Dana Rp57,3 Miliar
Ilustrasi AI By Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP)
PAUD Tahun 2026 untuk Provinsi Lampung dengan total senilai Rp57.345.935.000.
Berdasarkan
data yang diakses dari laman bosp.kemendikdasmen.go.id pada Kamis
(29/1/2026), BOP PAUD Tahun Anggaran 2026 telah diberikan kepada 5.482 PAUD
yang tersebar di 15 kabupaten/kota se-Lampung pada Senin (26/1/2026).
Rinciannya,
Kabupaten Lampung Barat menerima BOP PAUD 2026 total Rp1.401.780.000 yang
diberikan kepada 153 PAUD dengan jumlah siswa 4.596 orang.
Lampung
Selatan menerima Rp7.476.900.000 (tersalur 98,97 persen) yang diberikan kepada
675 PAUD dengan jumlah siswa 24.923 orang.
Lampung
Tengah menerima Rp8.377.200.000 (tersalur 98,91 persen) yang diberikan kepada
728 PAUD dengan jumlah siswa 27.924 orang.
Lampung
Timur menerima Rp8.180.400.000 (tersalur 99,64 persen) yang diberikan kepada
837 PAUD dengan jumlah siswa 27.268 orang.
Lampung
Utara menerima Rp2.998.200.000 (tersalur 98,27 persen) yang diberikan kepada
340 PAUD dengan jumlah siswa 9.994 orang.
Mesuji
menerima Rp1.983.415.000 yang diberikan kepada 166 PAUD dengan jumlah siswa
6.503 orang.
Pesawaran
menerima Rp3.055.200.000 yang diberikan kepada 344 PAUD dengan jumlah siswa
10.184 orang.
Pesisir
Barat menerima Rp959.140.000 yang diberikan kepada 118 PAUD dengan jumlah siswa
3.094 orang.
Pringsewu
menerima Rp2.729.700.000 yang diberikan kepada 237 PAUD dengan jumlah siswa
9.099 orang.
Tanggamus
menerima Rp4.613.100.000 yang diberikan kepada 492 PAUD dengan jumlah siswa
15.377 orang.
Tulang
Bawang menerima Rp2.825.400.000 (tersalur 99,23 persen) yang diberikan kepada
257 PAUD dengan jumlah siswa 9.418 orang.
Tulang
Bawang Barat menerima Rp1.620.900.000 (tersalur 90,66 persen) yang diberikan
kepada 165 PAUD dengan jumlah siswa 5.403 orang.
Way
Kanan menerima Rp3.394.500.000 (tersalur 98,51 persen) yang diberikan kepada
330 PAUD dengan jumlah siswa 11.315 orang.
Kota
Bandar Lampung menerima Rp5.958.600.000 (tersalur 98,33 persen) yang diberikan
kepada 529 PAUD dengan jumlah siswa 19.862 orang.
Kota
Metro menerima Rp1.771.500.000 (tersalur 96,69 persen) yang diberikan kepada
111 PAUD dengan jumlah siswa 5.905 orang.
Sekadar
diketahui, dana BOP PAUD merupakan bantuan operasional nonpersonalia dari
pemerintah untuk satuan PAUD guna mendukung kegiatan pembelajaran, dengan
besaran Rp600.000 per siswa per tahun (minimal 12 siswa).
Dana
ini disalurkan langsung ke rekening sekolah dalam dua tahap, yakni Januari–Juni
dan Juli–Desember 2026, untuk membiayai operasional, bahan pembelajaran, alat
permainan edukatif, serta administrasi.
Dana
BOP PAUD digunakan untuk komponen seperti kegiatan pembelajaran, dukungan
permainan edukatif, dan administrasi sekolah, seperti penyediaan sabun,
disinfektan, masker, serta alat permainan edukatif.
Syarat
penerima dana bantuan ini adalah terdata di Dapodik, memiliki Nomor Pokok
Satuan Pendidikan Nasional (NPSN), serta memiliki rekening atas nama satuan
pendidikan.
Sementara
itu, Kasi PAUD Formal dan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Bandar Lampung, Ripaidah, mengatakan dana BOP PAUD 2026 di Bandar Lampung
mencapai Rp11.917.200.000.
“Walaupun
terjadi penurunan pagu, penyaluran dana BOP PAUD tetap berjalan tepat waktu dan
sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata Ripaidah, Kamis
(29/1/2026).
Ia
menjelaskan, dana BOP PAUD 2026 telah masuk ke rekening satuan pendidikan PAUD
masing-masing sejak 21 Januari 2026. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh
pemerintah pusat ke rekening sekolah tanpa melalui kas daerah.
“Penyaluran
dilakukan dengan sistem transfer langsung atau direct transfer, sehingga
sekolah bisa langsung memanfaatkan dana tersebut tanpa menunggu proses
administrasi di daerah,” jelasnya.
Menurut
Ripaidah, mekanisme pendistribusian BOP PAUD Tahun 2026 masih sama seperti
tahun sebelumnya, yakni mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang telah
ditetapkan.
“Peruntukan
dana masih sama, digunakan untuk mendukung operasional PAUD, kegiatan belajar
mengajar, pengadaan sarana pembelajaran, serta kebutuhan operasional lainnya,”
katanya.
Terkait
pengawasan, ia mengatakan Disdikbud Bandar Lampung melakukan pemantauan melalui
laporan realisasi penggunaan dana yang wajib disampaikan oleh sekolah setiap
bulan.
“Sekolah
wajib melaporkan penggunaan dana secara rutin, baik secara manual maupun melalui
aplikasi pelaporan yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Ia
menerangkan, dana BOP PAUD 2026 menyasar 19.862 peserta didik yang tersebar di
berbagai satuan pendidikan PAUD di Bandar Lampung.
Ripaidah
berharap dana BOP PAUD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses
pembelajaran anak usia dini.
“Harapannya,
sekolah-sekolah PAUD di Bandar Lampung bisa semakin optimal dalam menjalankan
kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak
usia dini,” pungkasnya. (*)
Berita ini telah terbit di SKH Kupas Tuntas edisi Jumat 30
Januari 2026 dengan judul “5.482 PAUD di Lampung Diguyur Dana Rp57,3 Miliar”
Berita Lainnya
-
Pemkot Bandar Lampung Terima 500 Dosis Vaksin PMK Tahap Pertama
Jumat, 30 Januari 2026 -
Pemprov Lampung Salurkan 381.150 Dosis Vaksin PMK ke Kabupaten/Kota
Jumat, 30 Januari 2026 -
Sarasehan Lurah BPI-PDDI Sedunia 2026 di UGM Bertekad Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kamis, 29 Januari 2026 -
DPRD Lampung Dukung Digitalisasi TNI, Garinca Reza Hadiri Peluncuran Aplikasi Centurion-21
Kamis, 29 Januari 2026









