• Sabtu, 31 Januari 2026

Polisi Tangkap Pencuri Motor Harley Davidson IRON 883 di Bandar Lampung

Jumat, 30 Januari 2026 - 23.29 WIB
30

Polisi Tangkap Pencuri Motor Harley Davidson IRON 883 di Bandar Lampung. Foto: Ist.

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Jajaran Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor mewah jenis Harley Davidson IRON 883. Pelaku kini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

‎Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku saat ini sedang diintrogasi.

‎“Benar, hari ini Jumat, 30 Januari 2026, pelaku pencurian sepeda motor Harley Davidson sudah kami amankan,” singkat Kompol Gigih saat dikonfirmasi.

‎Meski demikian, pihak kepolisian masih belum membeberkan identitas pelaku ke publik.
‎Menurut Kompol Gigih, penyidik masih mendalami peran pelaku dan motif pelaku. Sementara untuk barang bukti kini masih diamankan di Polres setempat

‎Sebelumnya, sepeda motor Harley Davidson IRON 883 bernomor polisi B 2002 BIK milik Zaky, warga Panjang, dilaporkan hilang saat terparkir di halaman tempat kursus mengemudi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kamis (29/1/2026).

‎Baca juga : Modus Ngaku Teman, Pencuri Bawa Kabur Harley Davidson di Parkiran Kursus Mobil Bandar Lampung

‎Peristiwa bermula ketika korban memarkirkan kendaraannya sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Zaky meninggalkan lokasi kursus untuk sementara waktu dan baru kembali sekitar satu jam kemudian.

‎“Waktu saya tinggal, motor masih ada di parkiran. Pas saya balik, motornya sudah tidak ada,” ujar Zaky.

‎Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan, aksi pencurian terjadi pada pukul 16.17 WIB.

‎Dalam video tersebut, pelaku mendatangi petugas parkir dan mengaku sebagai rekan korban.

‎Pelaku bahkan memperlihatkan kunci sepeda motor untuk meyakinkan tukang parkir. Belakangan diketahui, kunci tersebut merupakan hasil duplikasi.

‎“Pelaku bilang teman saya dan punya kunci motor. Setelah kejadian, baru ketahuan kuncinya sudah digandakan,” ungkap Zaky. (*)