• Minggu, 01 Februari 2026

Operasi Keselamatan Krakatau Dimulai Besok, Ini Sasaran Pelanggarannya

Minggu, 01 Februari 2026 - 14.50 WIB
41

Polresta Bandar Lampung menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Krakatau 2026, Sabtu (31/1/2026), bertempat di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung -Kegiatan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 79 personel.

Dalam pelaksanaannya akan mengedepankan penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta teguran simpatik, disertai langkah preemtif dan preventif.

Hal tersebut terungkap saat Polresta Bandar Lampung menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Krakatau 2026, Sabtu (31/1/2026), bertempat di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan operasi kepolisian terpusat, sekaligus persiapan menghadapi meningkatnya arus lalu lintas menjelang mudik Lebaran.

Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa Lat Pra Ops merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan personel di lapangan.

“Lat Pra Ops ini merupakan bentuk kesiapan kita sebelum menggelar operasi. Kita harus serius agar pelaksanaannya berjalan baik dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol Alfret.

Ia menjelaskan, operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, termasuk fatalitas korban kecelakaan. Dampak akhirnya diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.

“Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 79 personel,” jelas Kombes Pol Alfret.

Selain itu, Kapolresta juga menekankan pentingnya kegiatan edukasi kepada masyarakat.

“Perbanyak kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi. Harapan kita pelanggaran menurun. Laksanakan operasi ini dengan serius, jaga perilaku, jangan ada pelanggaran oleh anggota, jaga kondisi dan kesehatan, serta utamakan keselamatan selama operasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan Lat Pra Ops ini, seluruh personel diharapkan memiliki kesiapan teknis dan mental sehingga Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi keselamatan pengguna jalan di Kota Bandar Lampung.

Adapun sasaran Operasi Keselamatan Krakatau 2026, meliputi:

1. Penggunaan knalpot tidak sesuai standar (brong).

2. Kendaraan truk yang tidak sesuai standar.

3. Kendaraan pribadi menggunakan sirine dan rotator tanpa izin.

4. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi.

5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel ilegal.

6. Kendaraan angkutan barang digunakan sebagai angkutan penumpang.

7. Kendaraan pribadi yang tidak laik jalan.

8. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang.

9. Kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan.

Polresta Bandar Lampung mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (*)