• Sabtu, 07 Februari 2026

RS Urip Sumoharjo Lampung dan PMI Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Sabtu, 07 Februari 2026 - 09.43 WIB
19

RS Urip Sumoharjo Lampung dan PMI Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rumah Sakit (RS) Urip Sumoharjo Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan melalui kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi RS Urip Sumoharjo bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Kegiatan donor darah tersebut disambut dengan antusias oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, relawan, hingga tenaga medis.

Para pendonor secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, mengingat kebutuhan darah yang terus meningkat seiring dengan pelayanan medis di fasilitas kesehatan.

Manajemen RS Urip Sumoharjo Lampung menyampaikan bahwa setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar.

Tidak hanya menjadi bagian dari proses medis, namun juga menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan, baik untuk tindakan darurat, operasi, maupun perawatan penyakit tertentu.

"Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi aksi kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi keselamatan dan kualitas hidup pasien. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial,” ungkap pihak RS Urip Sumoharjo Lampung.

RS Urip Sumoharjo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor, relawan, serta tim medis yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Sinergi yang terbangun antara rumah sakit, PMI, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan donor darah ini.

Ke depan, RS Urip Sumoharjo Lampung menegaskan akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan bakti kesehatan seperti donor darah akan terus didorong sebagai bagian dari tanggung jawab sosial rumah sakit dalam mendukung kesehatan bersama.

“Karena kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya. (*)