Maling Gasak Mobil di Kedamaian Bandar Lampung dan Nyaris Tabrak Korbannya
Anak pemilik mobil saat menunjukkan tempat kendaraan terparkir sebelum digasak komplotan pencuri. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Aksi pencurian kendaraan
bermotor kembali meresahkan warga Kota Bandar Lampung. Kali ini, satu unit
mobil raib digondol pelaku di Jalan P. Antasari, Gang Langgar, Kelurahan
Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Sabtu (14/2/2026) dini hari. Pelaku bahkan
nyaris menabrak anak pemilik kendaraan saat melarikan diri.
Korban, Eev Mulyadi, kehilangan satu unit Daihatsu Ayla warna
abu-abu metalik tahun 2014 dengan nomor polisi BE 1767 ALH. Mobil tersebut
sebelumnya diparkir di tepi jalan, tepat di depan rumahnya.
Peristiwa itu bermula ketika anak korban mendengar suara
mencurigakan dari luar rumah. Eev sempat keluar untuk memastikan kondisi di
sekitar rumahnya, namun tidak menemukan hal yang mencurigakan dan kembali
masuk.
Tak lama kemudian, sang anak kembali membangunkannya dan
memberitahukan bahwa mobil dalam keadaan menyala.
“Saya sempat keluar karena dengar suara ramai, tapi tidak
curiga. Setelah itu anak saya bilang mobil sudah hidup,” ujar Eev saat ditemui.
Menyadari mobilnya hendak dibawa kabur, anak korban berusaha
menghalangi. Namun pelaku yang sudah berada di balik kemudi langsung menginjak
pedal gas dan melaju kencang dari lokasi.
“Anak saya hampir tertabrak karena mobil langsung ngebut,”
katanya.
Korban menduga pelaku berjumlah dua orang. Satu orang membawa
kabur mobil, sementara satu lainnya diduga menunggu menggunakan sepeda motor
untuk membantu proses pelarian.
Dalam hitungan menit, mobil tersebut menghilang dari lokasi
kejadian. Saat Eev kembali keluar rumah, kendaraannya sudah tidak berada di
tempat semula.
Atas peristiwa tersebut, korban melapor ke Polsek Tanjung
Karang Timur dengan nomor laporan LP/B/26/II/2026/SPKT/Polsek Tanjung Karang
Timur/Polresta Bandar Lampung.
Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Kurmen, membenarkan
adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah
tempat kejadian perkara bersama Unit Identifikasi dan saat ini masih memburu
pelaku.
“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini masih dalam
proses penyelidikan dan memburu pelaku,” ujar Kurmen. (*)
Berita Lainnya
-
Soroti Penghentian MBG di SDN 2 Sukarame, BGN Minta Segera Laporkan
Sabtu, 14 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU untuk Peserta AIA, Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan Profesional
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Revitalisasi Tambak Dipasena Dongkrak Ekonomi Lampung, Tapi Target 8 Persen Tak Bisa Bertumpu pada Satu Sektor
Sabtu, 14 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Dampingi Perjuangan Pasien, Agustina Widiastuti Bagikan Testimoni Radioterapi
Sabtu, 14 Februari 2026









