• Sabtu, 14 Februari 2026

Maling Gasak Mobil di Kedamaian Bandar Lampung dan Nyaris Tabrak Korbannya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15.24 WIB
53

Anak pemilik mobil saat menunjukkan tempat kendaraan terparkir sebelum digasak komplotan pencuri. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga Kota Bandar Lampung. Kali ini, satu unit mobil raib digondol pelaku di Jalan P. Antasari, Gang Langgar, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Sabtu (14/2/2026) dini hari. Pelaku bahkan nyaris menabrak anak pemilik kendaraan saat melarikan diri.

Korban, Eev Mulyadi, kehilangan satu unit Daihatsu Ayla warna abu-abu metalik tahun 2014 dengan nomor polisi BE 1767 ALH. Mobil tersebut sebelumnya diparkir di tepi jalan, tepat di depan rumahnya.

Peristiwa itu bermula ketika anak korban mendengar suara mencurigakan dari luar rumah. Eev sempat keluar untuk memastikan kondisi di sekitar rumahnya, namun tidak menemukan hal yang mencurigakan dan kembali masuk.

Tak lama kemudian, sang anak kembali membangunkannya dan memberitahukan bahwa mobil dalam keadaan menyala.

“Saya sempat keluar karena dengar suara ramai, tapi tidak curiga. Setelah itu anak saya bilang mobil sudah hidup,” ujar Eev saat ditemui.

Menyadari mobilnya hendak dibawa kabur, anak korban berusaha menghalangi. Namun pelaku yang sudah berada di balik kemudi langsung menginjak pedal gas dan melaju kencang dari lokasi.

“Anak saya hampir tertabrak karena mobil langsung ngebut,” katanya.

Korban menduga pelaku berjumlah dua orang. Satu orang membawa kabur mobil, sementara satu lainnya diduga menunggu menggunakan sepeda motor untuk membantu proses pelarian.

Dalam hitungan menit, mobil tersebut menghilang dari lokasi kejadian. Saat Eev kembali keluar rumah, kendaraannya sudah tidak berada di tempat semula.

Atas peristiwa tersebut, korban melapor ke Polsek Tanjung Karang Timur dengan nomor laporan LP/B/26/II/2026/SPKT/Polsek Tanjung Karang Timur/Polresta Bandar Lampung.

Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Kurmen, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Unit Identifikasi dan saat ini masih memburu pelaku.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan memburu pelaku,” ujar Kurmen. (*)