• Jumat, 13 Maret 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diamankan Bersama 26 Orang

Jumat, 13 Maret 2026 - 18.07 WIB
83

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Nasional - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut mengamankan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi yang digelar di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026).

Informasi penangkapan itu dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Ia memastikan bahwa bupati aktif tersebut termasuk di antara pihak yang diamankan dalam operasi senyap yang dilakukan penyidik KPK.

"Benar,” kata Fitroh singkat saat dikonfirmasi mengenai penangkapan Bupati Cilacap.

Dalam operasi tersebut, tim KPK tidak hanya mengamankan kepala daerah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, total ada 27 orang yang diamankan, terdiri dari Bupati Cilacap, aparatur sipil negara (ASN), serta sejumlah pihak dari kalangan swasta.

Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti dalam OTT tersebut. Salah satu barang bukti yang diamankan berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

"Barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini salah satunya adalah dalam bentuk uang tunai, jumlahnya nanti kami akan update kembali,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dilansir Kompascom.

Saat ini, Syamsul Auliya Rachman bersama pihak-pihak lain yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Selanjutnya mereka akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan di kantor KPK.

Menurut Budi, operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang yang melibatkan kepala daerah terkait proyek-proyek yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

"Terkait dengan kegiatan penyelidikan tertutup hari ini di wilayah Cilacap, diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

OTT di Cilacap menambah daftar operasi tangkap tangan KPK terhadap pejabat daerah dalam waktu berdekatan.

Sebelumnya, KPK juga mengamankan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam OTT di Provinsi Bengkulu pada Senin (9/3/2026), bersama sejumlah pihak lainnya. (*)