• Jumat, 13 Maret 2026

Pegawai Bulog di Tulang Bawang Tewas Dibacok Samurai, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Jumat, 13 Maret 2026 - 17.26 WIB
222

Pegawai Bulog di Tulang Bawang Tewas Dibacok Samurai. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Tulang Bawang - Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Seorang pegawai Bulog bernama Ahmad Fajar Aries Saputra (40) tewas mengenaskan setelah diserang oleh dua pria menggunakan senjata tajam jenis samurai, Jumat (13/3/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi di rumah kontrakan korban sekitar pukul 08.30 WIB. Korban menderita luka bacok serius di bagian perut, tangan kanan dan kiri, wajah, serta leher.

Berdasarkan informasi yang didapat kupastuntas.co, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, aksi pembacokan bermula saat dua orang tamu mendatangi pemilik kos untuk mencari korban. Setelah dipertemukan, terjadi komunikasi yang berujung pada tindakan anarkis.

"Pelaku berjumlah dua orang dan sempat berkomunikasi dengan korban sebelum pembacokan terjadi," kata Kombes Yuni saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (13/3/2026).

Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial J di wilayah Kecamatan Bakung, Tulang Bawang. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

"Satu orang pelaku berinisial J sudah kami amankan dan saat ini dalam perjalanan menuju Polres Tuba. Kami akan terus melakukan pengejaran jika ditemukan indikasi adanya pelaku lain. Barang bukti yang diamankan berupa senjata tajam jenis samurai," tambahnya.

Mengenai motif di balik aksi keji ini, pihaknya masih menduga adanya unsur asmara dan dendam pribadi. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban dan pelaku saling mengenal.

"Motif sementara adalah kecemburuan dan sakit hati, karena adik dari pelaku diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban," ungkapnya.

Saat ini, jenazah korban yang sempat dibawa ke klinik setempat akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses lebih lanjut. (*)