• Jumat, 17 April 2026

Petani Tebu Kembali Beraktivitas Normal Pasca Pembukaan Blokir Rekening PT PSMI

Jumat, 17 April 2026 - 08.26 WIB
22

Petani Tebu Kembali Beraktivitas Normal Pasca Pembukaan Blokir Rekening PT PSMI. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Petani tebu mitra mandiri PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) kini sudah bisa beraktivitas kembali dengan normal dan menerima pembayaran pasca dibukanya blokir rekening perusahaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Ketua Aliansi Petani Tebu Mandiri PT PSMI Lampung-Sumsel, Sartono, mengaku perusahaan mulai melakukan giling tebu sejak tanggal 11 hingga 13 April 2026.

"Untuk pembiayaan awal operasional sudah keluar, dan untuk pembayaran per minggu setiap Kamis baru dibayar Jumat pagi ini. Untuk pembayaran per minggu itu biaya operasional tebang, muat, dan transportasi,” ujar Sartono, Jumat (17/4/2026).

Sartono juga menjelaskan, pembayaran menyeluruh hasil panen tebu kepada seluruh petani Lampung dan Sumatera Selatan dilakukan pada November setiap tahunnya.

"Di bulan Oktober perusahaan berhenti membeli tebu dan tutup, biasanya di bulan November dilakukan pembayaran menyeluruh hasil panen tebu oleh perusahaan kepada petani, dihitung berapa ton, berapa rendemen, baru nanti ketemu harganya, lalu dikurangi dengan pinjaman operasional petani, setelah itu kita buka lembaran baru melakukan pinjaman lagi untuk penanaman tebu,” bebernya.

Meski begitu, Sartono mengaku para petani tebu mitra mandiri PT PSMI masih menyimpan kekhawatiran karena rekening perusahaan belum bisa dibuka aksesnya secara penuh oleh Kejati Lampung.

"Dari pengumuman pembukaan blokir rekening perusahaan oleh Kejati Lampung kemarin, sudah ada petani yang menebang tebu. Tapi kami tetap ada kekhawatiran, karena belum ada pembukaan secara full, masih harus melakukan pengajuan, khawatirnya macet lagi,” ungkapnya. (*)