• Senin, 11 Mei 2026

Polri Resmi Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa ke Brigadir Arya Supena

Senin, 11 Mei 2026 - 14.22 WIB
41

Almarhum Bripka (Anumerta) Arya Supena yang gugur ditembak begal motor di Bandar Lampung. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polri resmi menaikkan pangkat Brigadir Arya Supena menjadi Brigadir Polisi Kepala (Bripka) anumerta setelah gugur ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat berupaya menggagalkan aksi pencuri di Bandar Lampung.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Jhonny Eddizon Isir membenarkan bahwa kenaikan pangkat luar biasa anumerta tersebut telah diberikan kepada anggota Intelijen Keamanan Negara (Kamneg) Polda Lampung itu.

“Benar telah dinaikkan pangkat KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) Anumerta,” kata Isir dilansir dari Kompas, Senin (11/5/2026).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan memberikan KPLB kepada Brigadir Arya sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya.

“Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya," kata Jenderal Sigit, Minggu (10/5/2026).

Kapolri menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari institusi Polri kepada almarhum. “Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," ujar dia.

Diketahui, Brigadir Arya Supena (32) meninggal dunia setelah ditembak pelaku begal di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, Brigadir Arya yang tengah melintas melihat dua pria mencurigakan sedang merusak kunci setang sepeda motor milik warga.

Brigadir Arya kemudian menegur kedua pelaku. Namun, salah satu pelaku justru melepaskan tembakan ke arah korban.

Peluru mengenai kepala bagian kanan Brigadir Arya hingga tembus ke sisi kiri kepala. Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 1 menit 42 detik di lokasi kejadian, Brigadir Arya sempat terlibat duel fisik dengan pelaku sebelum akhirnya tersungkur akibat tembakan jarak dekat.

Setelah menembak korban, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Mereka juga sempat menodongkan senjata api ke arah petugas kebersihan di lokasi untuk membuka jalan saat kabur. (*)