• Selasa, 26 Mei 2026

Pelaku Penusukan Siswa SMPN 44 Bandar Lampung Tak Ditahan, Polisi Tempuh Diversi

Selasa, 26 Mei 2026 - 15.43 WIB
18

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung Selasa (26/5/2026). Foto: Yudi/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polisi tidak melakukan penahanan terhadap KAS (13), pelaku penusukan terhadap teman satu sekolahnya di SMP Negeri 44 Bandar Lampung, karena masih berstatus anak di bawah umur dan belum genap berusia 14 tahun.

Meski demikian, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penusukan yang menyebabkan korban berinisial V (13) mengalami luka tusuk di bagian punggung dan pinggang.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan, keputusan tidak menahan pelaku dilakukan sesuai ketentuan dalam sistem peradilan anak.

"Karena usianya masih 13 tahun, kita tidak bisa melakukan penahanan,” kata Kombes Alfret, saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini pelaku telah dikembalikan kepada orang tuanya sambil menunggu proses hukum lanjutan dan pemeriksaan tambahan dari penyidik.

"Statusnya sudah tersangka. Tapi karena anak berhadapan dengan hukum dan usianya belum sampai 14 tahun, maka kita kembalikan dulu ke orang tua sambil pemeriksaan berjalan,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga akan menempuh upaya diversi dalam penanganan perkara tersebut. Diversi merupakan mekanisme penyelesaian perkara anak di luar proses peradilan pidana.

"Diversi nanti jadi jalurnya, karena kita mengikuti sistem peradilan anak,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi penusukan dipicu perkelahian antara korban dan pelaku yang diduga telah terjadi sejak di lingkungan sekolah.

Polisi menyebut pelaku mengaku kerap menjadi korban perundungan atau bullying. Saat perkelahian berlangsung, korban disebut sempat memiting pelaku hingga akhirnya pelaku mengeluarkan pisau dapur dari pinggangnya dan menusuk korban.

"Dia mengaku dibuli. Saat kejadian dia sempat dipiting korban, lalu mengeluarkan pisau dan menusukkan ke korban,” jelasnya.

Pisau dapur yang digunakan dalam aksi tersebut diketahui dipinjam pelaku dari temannya.

Sementara itu, korban hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tusuk yang dideritanya. (*)