Tunggakan HGB Mencapai Rp 18 Miliar, Kadis Perdagangan Bandar Lampung: Kami Belum Tahu Itu

97
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemilik Hak Guna Bangunan (HGB) tujuh pasar tradisional di Bandar Lampung memiliki hutang ke Pemerintah Kota Bandar Lampung sampai Rp 18 miliar.

Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Bandar Lampung, Grafieldy Memesa, tujuh pasar yang memiliki utang HGB di atas tanah HPL Pemkot tersebut adalah Pasar Tengah Tanjungkarang sebesar Rp7,8 miliar, Pasar Ayam Teluk Betung Rp39 juta, Pasar Inti Store Rp1,3 miliar, Pasar Panjang Rp3,9 miliar, Pasar Tugu Rp582 Juta, dan Pasar Cimeng Rp871 juta.

“Dari tujuh pasar tersebut, yang paling banyak hutangnya adalah pasar tengah. Dan kami rasa nilai utangnya sampai Rp18 miliar, sangat fantastis,” ujar Grafieldy, Kamis (10/9/2017).

Grafieldy berharap, para pemilik HGB segera melusasi utang-utangnya. Sebab, Pemkot sedang dalam kesulitan keuangan. Pembayaran utang akan membantu keuangan Pemkot Bandar Lampung. “Pemkot saat ini sedang membutuhkan uang, harusnya utang itu segera dibayarkan ke kas daerah,” ucapnya.

Yang aneh, ujar dia, Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung mengaku mengetahui masalah ini. Namun tidak pernah menagih utang tersebut.

“Hal ini harus cepat diselesaikan, cari jalan keluarnya, kalau memang bukan ranahnya Dinas Perdagangan, harus ada dinas terkait untuk menagih hak Pemkot itu, jadi jangan di biarkan saja,” tegas Grafieldy yang khawatir ada petugas pajak palsu yang menagih utang HGB tersebut.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Syariwansyah, mengaku belum mengetaui hutang HGB dari tujuh pasar tersebut. “Saya justru baru tahu. Tapi memang bukan ranah kami untuk melakukan penagihan,” katanya.

Syariwansyah mengaku akan mempelajari terlebih dulu masalah utang-piutang tersebut, agar dalam penagihannya nanti tidak terjadi tumpang tindih.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas lainnya, untuk menghindari agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penagihan,” ucapnya. (Wanda)

Tanggapan Anda:

Tanggapan anda: