Beranda Pariwisata

Kunjungan Wisnus Wisman ke Lampung Lewati Posisi Bali

426
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
kunjungan-wisnus-wisman-ke-lampung-lewati-posisi-bali-01.jpg
ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan PT Telkom dengan menggunakan teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler. Tercatat pada September 2017 kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Lampung bertengger di posisi enam dan pada Oktober pindah ke posisi sembilan, namun masih di atas Bali selama ini menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara dan nusantara di Indonesia.

“Semua ini tak lepas dari makin mudah akses ke Lampung baik melalui darat maupun melalui Bandara Radin Inten II,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Peningkatan kunjungan wisnus ke Lampung lebih banyak ditunjang acara konvensi seperti Hari Keluarga Nasional, Hari Kopi Internasional, dan sejumlah acara bertaraf nasional dan internasional yang mulai memilih Lampung sebagai tuan rumah.

Atas prestasi itu, ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang mendorong perbaikan pariwisata dari sisi akses, amenitas, dan atraksi.

Hal tersebut sebagai prestasi seluruh pelaku pariwisata mulai pengelola hotel, restoran, pengelola tempat wisata, dan transportasi.

Kunjungan wisnus tersebut masih didominasi dari Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Wisnus asal Jakarta menempatkan Lampung pada posisi kelima sebagai destinasi wisata. Meskipun Lampung tak termasuk Program 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah pusat, ternyata kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat.

Peningkatan tak hanya wisnus. Tren kunjungan wisman sejak 2014 juga naik tajam. Pada 2014 kunjungan wisman tercatat 95.528 orang, naik menjadi 114.907 orang pada 2015, dan melonjak 155.053 orang pada 2016.

Atas tren kenaikan ini, Gubernur Ridho mengatakan Pemprov Lampung akan mempertahakannya dengan terus memperbaiki akses menuju destinasi wisata utama di daerahnya.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto, indikator tersebut juga dapat dilihat dari tren pertumbuhan hotel dan hunian kamar hotel.

Sejak 2014, pertumbuhan hotel di Lampung terus naik dari posisi 200 menjadi 239 pada 2015, dan 261 pada 2016.

Banyak hotel di Lampung yang memiliki fasilitas konvensi sehingga bisa menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional, ditopang destinasi wisata yang tak jauh dari Kota Bandarlampung, seperti Pulau Pahawang dan pulau-pulau di sekitar Teluk Lampung.

“Sehingga bisa dikemas dalam `one day tour`,” kata Budiharto. (*)

Facebook Comments