Beranda Bandar Lampung

Bobol Pintu GBK, Kemenpora Kecam Jakmania

659
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-02/bobol-pintu-gbk-kemenpora-kecam-jakmania-01.jpeg
Pendukung Persija Jakarta, Jakmania membobol salah satu pintu masuk SUGBK. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengecam tindakan pendukung klub Persija Jakarta, Jakmania, yang membobol salah satu pintu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (17/2/2018) malam.

Rekaman kamera CCTV yang menayangkan pembobolan Pintu D SUGBK tersebar viral dari akun media sosial Intagram Ketua Save Our Soccer, Akmal Marhali. Dalam rekaman berdurasi 45 detik tersebut, tampak Jakmania merusak pintu untuk bisa menerobos masuk.

Sementara sejumlah petugas keamanan terlihat hanya diam di pinggir. Mereka baru melakukan tindakan ketika sebagian besar Jakmania sudah lolos dan arus masuk orang menjadi lebih sedikit.

Dirirlis dari CNNindonesia.com pada Minggu (18/2/2017), Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengutarakan kekecewaannya setelah melihat rekaman tersebut,.

“Tentu saja kami sedih sekali. Harusnya hal tersebut tidak boleh terjadi. Ini uang rakyat untuk renovasi, dan tidak elok jika ada yang menodai apapun alasannya,” kata Gatot, Sabtu (17/2/2018) malam.

Asian Games saja belum berlangsung, tetap kok ada yang berulah. Semoga itu hanya ulah segelintir orang, karena yang simpatik jauh lebih banyak. Ini tanggung jawab panitia penyelenggara tentunya,” katanya menambahkan.

Sebelumnya ketika pertandingan final Piala Presiden 2018 antara Persija dan Bali United berlangsung, Jakmania juga tampak membobol Pintu Biru SUGBK dan merusak pagar besi yang jadi pembatas dari tribun ke lintasan lari.
Selain perilaku para suporter yang masih gemar merusak stadion, mereka juga tampak belum bisa menjaga kebersihan dengan baik.

Selain itu, usai pertandingan final Piala Presiden 2018 antara Persija dan Bali United, ratusan bahkan ribuan sampah makanan dan minuman mengotori pelataran SUGBK dan sekitarnya. Bahkan, di antara sampah-sampah tersebut, ada juga celana, sepatu, dan ikat pinggang yang ikut tertinggal.

Pihak GBK sendiri mengatakan akan melakukan tindakan atas segala bentuk kerugian yang terjadi usai gelaran Piala Presiden di SUGBK.

“Pihak kami akan menghitung kerusakan yang ada sesuai prosedur. Segala kerusakan akan diberitaacarakan, diberitakan. Hari Senin (19/2/2018), hitungan dan angka nilai kerusakan akan selesai,” ucap Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks GBK, Winarto, kepada para awak media usai laga puncak Piala Presiden 2018 dalam konferensi pers.

Sementara Ketua Panitia Piala Presiden 2018 Maruar Sirait menjamin pihaknya tidak akan tinggal diam atas segala bentuk kerusakan di SUGBK.

“Kami tanggung jawab,” ujarnya. (Rls)

Facebook Comments