Awal Maret, 16 Dubes Negara Timur Tengah Kunjungi Lampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menjelang kedatangan 16 duta besar negara Timur Tengah ke Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung mulai melakukan persiapan. Kamis (22/2/2018),
Plt Sekda provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis mengatakan, 16 duta besar dari Negara timur tengah akan tiba di Lampung pada 5 hingga 7 Maret mendatang untuk mengikuti kegiatan “Familiarization Trip For Ambassadors Of Middle East”.
Nantinya para dubes akan melakukan kunjungan ke beberapa kawasan industri dan perusahaan-perusahaan besar di Lampung. Seperti Nestle, Nescafe, GGCP dan Wong Coco.
“Hari ini kita sudah kita rapatkan dengan melibatkan pihak kepolisian, perusahaan dan satuan kerja terkait agar menyiapkan semau acara tersebut berjalan aman dan lancar,” katanya.
Memanfaatkan momentum ini, Pemprov Lampung juga akan adakan pameran untuk menampilkan berbagai produk khas Lampung, baik pertanian maupun industri.
“Tanggal 5 kita adakan pameran yang akan menampilkan produk-produk pertanian dan industri untuk dilihat oleh mereka, misalnya beras siger kita tampilkan. Kalau mereka tertarik bisa jadi bahan transaksi berikutnya,” ujar Sekda usai memimpin rapat di Gedung Pemprov Lampung, Kamis (22/2/2018).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan promosi wisata yang ada di Lampung, sehingga bisa membuka potensi investasi jika para dubes negara-negara Timur Tengah tersebut berniat untuk mengelola objek wisata Lampung.
“Destinasi pariwisata akan kita tawarkan, begitu juga potensi lain seperti perikanan, industri, dan produk pertanian. Kita buat selebaran dan baliho objek wisata yang paling banyak dikunjungi. Mudah-mudahan meraka tertarik dengan apa yang kita sajikan,” tandasnya.
Adapun, duta besar yang akan hadir di Lampung berasal dari Saudi Arabia, Oman, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Iraq, Palestina, Libanon, dan Maroko. Kemudian Yaman, Sudan, Mesir, Tunisia, Aljazair dan Libya. Kedatangan mereka untuk melihat peluang kerja sama dengan Provinsi Lampung. (Tampan)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








