Diduga Konsumsi Sabu, 2 Pemandu Lagu (PL) di Pringsewu diciduk Polisi
Kupastuntas.co, Pringsewu - NC alias Putri (21) bersama rekannya MS alias Fenti (22) dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Tanggamus atas dugaan penyalah gunaan narkoba jenis sabu.
Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, melalui Kasat Narkoba Iptu Anton Saputra mengatakan kedua pelaku diamankan disalah satu rumah kos di Pringkumpul Kelurahan Pringsewu Selatan, Kamis (22/2/18) sekitar pukul 15.00 WIB.
Belakangan diketahui NC merupakan warga Seputih Raman Desa Tunggal Warga Kecamatan Banjar Agung KabupatenTulang Bawang, sementara MS warga Desa Batu Tegi Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus.
Menurut Kasat, penangkapan keduanya berdasarkan hasil penyelidikan atas laporan masyarakat yang mengindikasi bahwa di kontrakan tersebut sering dijadikan sebagai tempat mengkonsumsi sabu.
"Setelah dilakukan penggeledahan kami mengamankan barang bukti berupa 2 pipa kaca bekas pakai/residu, seperangkat alat hisap sabu bong, bungkus plastik klip sisa pakai sabu, jarum/sumbu, 3 korek api gas, bungkus rokok sampoerna mild dan ponsel samsung," kata Iptu Anton Jumat (23/2/2018).
Kepada petugas, kedua wanita yang megaku bekerja sebagai Pemandu Lagu (PL) ini, mengaku memperoleh barang haram tersebut dari teman mereka.
"Kita masih kejar darimana kedua pelaku mendapatkan sabu, mudah mudahan segera tertangkap," tegas dia.
Dia katakannya, hasil tes urine keduanya dinyatakan positif. NC juga mengaku sudah sejak 6 bulan mengkonsumsi sabu dengan cara membeli patungan.
Sementara MS mengakui sudah mengkonsumsi sabu sejak setahun lalu. (Manalu)
Berita Lainnya
-
Cekcok Dipicu Mantan Pacar di Arena Biliar Pringsewu, Dua Pemuda Ditusuk
Selasa, 23 Juni 2026 -
Bagus Ramadhani, Alumni Teknokrat Sukses Jadi Guru Bersertifikasi dan Pendiri Rumah Cedera Olahraga
Jumat, 19 Juni 2026 -
Talud Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo Dibongkar Usai Dikeluhkan Warga
Kamis, 18 Juni 2026 -
Talud Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo Dipersoalkan Warga, Dipasang Tanpa Galian
Kamis, 18 Juni 2026








