Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Diperkirakan 1229,5 Hektar Sawah di Way Kanan Terendam Banjir

177
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/berita-daerah-lampung/way-kanan/2018-02/diperkirakan-12295-hektar-sawah-di-way-kanan-terendam-banjir-01.jpg
Sawah yang masih terendam banjir. Foto: Indro/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Berdasarkan data Dinas Pertanian Way Kanan seluas 1229,5 hektar sawah di Way Kanan terendam banjir berada di 6 Kecamatan dan tersebar di 23 Kampung daerah setempat.

Kepala Dinas Pertanian Maulana melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Amril mengungkapkan untuk wilayah Kecamatan Way Tuba, banjir telah merendam sawah di Kampung Way Tuba Asri (seluas 60 hektar), Kampung Way Tuba (15 ha), Kampung Bukit Gemuruh (20 ha), Kampung Ramsai (15 ha), dan Kampung Talang Pasundan (20 ha).

Selanjutnya, Kecamatan Bahuga, banjir merendam sawah di Kampung Tulang Bawang (107 ha),  Kampung Dewa Agung  (40 ha), Kampung Bumi Agung (30 ha).

Kemudian, Kecamatan Bumi Agung; Kampung Srinumpi (12 ha), Kampung Pisang Indah (28 ha), Kampung Pisang Baru (14 ha), Kampung Tanjung Dalom (20 ha), Kampung Bumi Agung (12 ha), Kampung Karangan (8 ha).

Kecamatan Negeri Besar; Kampung Negeri Besar (47,5 ha), Kampung Kaliawi (41,5 ha), Kampung Tiuh Baru (43,5 ha), Kampung Kiling-Kiling (44,5 ha).

Kecamatan Negara Batin; Kampung Negara Batin (164 ha), Kampung Karta Jaya (165 ha).

Kecamatan Pakuon Ratu; Kampung Negara Sakti (124 ha), Kampung Gunung Waras (8,5 ha), dan Kampung Rumbih (190 ha).

“Untuk padi kami belum siap mengatakan bahwa ada yang puso (gagal panen, red). Hasil data sementara menyebutkan itu terendam banjir. Ini tim UPT sedang mendalami laporan terkait imbas banjir yang merendam sawah tersebut. Besok baru bisa kita sebut fuso jika UPT sudah mengirim laporanya. Karena kepastian fuso ditentukan oleh UPT,” kata Amril kepada Kupastuntas.co diruang kerjanya, Selasa (27/02/2018) sore.

Amril menjelaskan wilayah banjir terparah ada kecamatan Negeri Besar, Negara Batin dan Pakoun Ratu. Dan usia padi yang terendam rata-rata sudah panen dan hendak mamasuki masa panen.

“Untuk lebih jelas kita menunggu besok. Tunggu hasil UPT sehingga data yang sementara kami himpun ini dicocokan kembali apakah sudah benar 100%.  Karena data ini baru hitungan sementara (Perkiraan). UPT sedang ke lapangan untuk memastikan luas sawah dan apakah ada yang fuso,” pungkasnya. (Indro)

 

Facebook Comments