Tekan Angka Kecelakaan, Kapolres Pesawaran Larang Anak Bawa Kendaraan Ke Sekolah
Kupastuntas.co, Pesawaran - Polres Pesawaran menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2018 dalam rangka menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi saat ditemui Kupastuntas.co, usai menggelar apel pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2018, di Mapolres Pesawaran, Kamis (1/3/2018).
"Ya, operasi ini akan dilakukan selama21 hari kedepan dan pada kegiatan ini kita lebih mengedepankan teguran," ungkapnya.
Menurutnya, sejauh ini angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pesawaran masih cukup tinggi. "Kita akui angka kecelakaan memang masih cukup tinggi, ini disebabkan karena banyak hal, salah satunya adalah kesadaran yang kurang maksimal dari masyarakat saat berkendara," ujarnya.
Dijelaskan, polisi juga telah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan kecelakaan di wilayah Hukum Polres Pesawaran. "Kita juga sudah memetakan daerah rawan kecelakaan, seperti di Tegineneng, Gedongtataan dan Padang Cermin. Makanya perlu adanya langkah dan tindakan khusus terhadap daerah yang masuk kedalam daerah rawan kecelakaan tersebut," jelasnya.
Disisi lain, ia pun menekankan terhadap pihak sekolah maupun para orang tua untuk dapat lebih ketat mengawasi anaknya jika menggunakan kendaraan. "Polres Pesawaran dengan Dinas Pendidikan juga telah berkoordinasi agar anak sekolah dilarang menggunakan kendaraan saat akan berangkat ke sekolah, oleh sebab itu peran serta orang tua juga sangat penting, terhadap pengawasan anaknya terutama saat berkendara," ucapnya.
Ia pun menerangkan bahwa, tak sedikit terjadinya kecelakaan lalu lintas dialami oleh anak dibawah umur. "Kalau anak di bawah umur itu, yang pertama keterampilan berkendaranya pasti belum cukup baik, tentunya ini membahayakan anak itu dan para pengguna jalan lain," terangnya.
"Maka dari itu, saya sangat menghimbau kepada para orang tua, untuk tidak memberikan kendaraan terhadap anak-anaknya," tutupnya. (Reza)
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








