Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Kerap Marah, Orang Gila Tanpa Busana Ini Resahkan Warga Penumangan Baru Tubaba

263
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-03/kerap-marah-orang-gila-tanpa-busana-ini-resahkan-warga-penumangan-baru-tubaba-01.jpeg
Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) atau Sakit jiwa yang sudah puluhan tahun berkeliaran di seputaran Tiyuh Penumangan Baru Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Foto: Putra/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang – Masyarakat Tiyuh Penumangan Baru Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) meminta Kepada Pemerintah Kabupaten setempat atau Instansi terkait agar dapat menindak tegas terkait keberadaan Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) atau sakit jiwa yang sudah puluhan tahun berkeliaran di seputaran Tiyuh setempat. Minggu, (18/03/2018).

Keresahan warga sekitar dengan keberadaan pria  tidak waras dikarenakan keberadaannya yang tidak enak dilihat lantaran tidak mengenakan pakai sehelai pun. Hal ini dikhawatirkan warga sekitar akan berdampak pada anak-anak terutama pada kaum Perempuan yang melihatnya.

“Orang Gila ini sudah Puluhan tahun berkeliaran di seputaran Tiyuh Penumangan Baru dan membuat seluruh warga Tiyuh setempat sangat resah dengan keberadaannya, tapi belum ada perhatian khusus dari Pemerintah atau instansi terkait untuk dilakukan tindakan. Kalau ini terus di biarkan ini sama saja mencoreng nama baik Perempuan terutama anak-anak yang belum mengerti,” keluh Tiara salah satu pedagang Nasi Pecel.

Bahkan, lanjut Tiara, tak jarang sifat anarki nya kadang-kadang muncul di pemukiman warga yang dapat menyebabkan kerusakan serta keonaran yang kerap dilakukannya berulang-ulang.

“Kadang juga dia suka marah mas, padahal  tiap pagi jam 06.00 WIB dia sudah ke sini (Warung Makan) untuk meminta makanan dan saya kasih setiap hari tapi dia tetep suka marah dan itu sudah berlaku dari puluhan tahun. Yang bikin saya kesel juga Pelanggan saya kalau masih makan disini ketika dia sudah datang secara tiba-tiba mereka langsung berhenti makan dan pelanggan saya langsung Pergi mas,” ucapnya.

Salah satu warga setempat, Efriwan (27) juga sependapat agar Pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dapat memperhatikan orang yang mengalami gangguan jiwa untuk dirawat di Rumah Sakit Jiwa agar tidak ada lagi keresahan selama ini yang mencekam warga.

Bahkan, lanjut Efriwan, orang gila ini kerap melakukan perbuatan yang sangat memalukan, yaitu membuang kotorannya di sembarang tempat atau di halaman rumahnya bahkan hal ini dilakukan berkali-kali sampai dirumah tetangganya pun demikian.

”Sering dia buang kotoran dirumah saya dan tetangga saya. Intinya, Pemerintah harus segera mengambil sikap, demi kebaikan bersama tentunya,” harapnya (Irawan/Putra).

Facebook Comments