Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Pemkab Way Kanan Ukur Keberhasilan Lampung

130
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-03/pemkab-way-kanan-ukur-keberhasilan-lampung-dengan-ini-01.jpg
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya memimpin Upacara HUT Lampung ke-54. Foto: Indro/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Menurunnya angka kemiskinan dan meningkatnya ekonomi masyarakat Lampung menjadi tolak ukur Pemerintah daerah Way Kanan dalam peringatan HUT Lampung ke-54 tahun.

“Pada usia yang ke-54, beberapa capaian kemajuan pembangunan Provinsi Lampung ditandai dengan meningkatnya peringkat daya saing yang diterbitkan oleh Asia Competitiveness Institute bahwa Provinsi Lampung dari Peringkat 25 pada 2015 meningkat menjadi Peringkat 11 pada Tahun 2018 dari seluruh provinsi di Indonesia,”ujar Bupati Way Kanan dalam sambutanya pada Upacara Bendera HUT Lampung, Senin (19/03/2018).

Dimana, tambah Adipati, peningkatan daya saing tersebut ditunjukkan dengan kinerja pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir yang selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Tahun 2017, ekonomi Provinsi Lampung tumbuh 5,17% (year on year) di atas angka pertumbuhan nasional 5,07% dan rata-rata Sumatera sebesar 4,3%.

“Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Lampung pada tahun 2017 sebesar 4,33 persen dibawah nasional yaitu sebesar 5,50%. Tingkat Kemiskinan Provinsi Lampung terus menurun dari 14,35% pada tahun 2014 menjadi 13,04% pada Tahun 2017, namun masih lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan nasional yaitu sebesar 10,12 persen,”kata dia.

Dihadapan jajaranya dan peserta upacara HUT Lampung, Adipati menambahkan, menghadapi hal tersebut, Provinsi Lampung sejak Tahun 2015 telah meluncurkan Program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa Saburai) yang merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis desa, yang ditetapkan kepada 380 desa tertinggal di 13 kabupaten, dengan alokasi masing-masing desa sebesar 300 juta rupiah.

“Saat ini, Provinsi Lampung berhasil mengurangi desa tertinggal dari 380 di tahun 2014 menjadi 119 Desa Tertinggal di tahun 2017,” tegasnya.

Selain itu lanjut dia, dalam bidang pembangunan manusia, indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung terus meningkat dari 64,87% pada tahun 2012 menjadi 67,65% pada Tahun 2016, dengan rata-rata persentase peningkatan 1,06% per tahun.

“Saat ini kita juga harus menunjukan kemajuan Way Kanan. Sebab beberapa program yang dikucurkan Pemprov Lampung telah membantu kemajuan daerah Way Kanan,” pungkasnya. (Indro)

Facebook Comments